<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693</id><updated>2011-10-26T17:09:40.666-07:00</updated><category term='IEDUL FITRI'/><title type='text'>AZKUN</title><subtitle type='html'>Saluran komunikasi penyejuk hati, ide segar, berita dan gambar.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-4765203893779017597</id><published>2011-01-25T10:34:00.001-08:00</published><updated>2011-01-25T10:34:36.914-08:00</updated><title type='text'>BELAJAR DARI SEJARAH</title><content type='html'>Menggali Hikmah Kisah Nabi Yusuf :&lt;br /&gt;MENYIKAPI MISTERI KASUS GAYUS&lt;br /&gt;Oleh : Kunarso *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERANGKENG Penjara, bukan hanya orang jahat yang bisa dimasukkan ke dalamnya, tidak sedikit orang baik dan yang tidak bersalahpun ternyata bisa dimasukkan juga, yaitu ketika barang bukti dan fakta bohong hasil rekayasa menjadi acuan hakim yang mengadilinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Nabi Yusuf yang tertera dengan jelas di dalam Al-Qur’an dapat memberikan banyak pelajaran bagi ummat manusia dalam menyikapi berbagai kasus misteri yang sulit diungkap untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki, tidak terkecuali misteri kasus Gayus yang belakangan sedang mengguncang situasi negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA BOHONG HASIL REKAYASA&lt;br /&gt;Banyak bukti dan fakta hasil rekayasa dibuat oleh manusia yang berbohong untuk meyakinkan orang lain agar percaya dengan apa yang dikatakannya, padahal yang terjadi sebenarnya adalah sangat jauh berbeda. Saudara-saudara Yusuf contohnya, saat sore hari pulang dari bermain mereka menangis dan meminta ampun kepada ayahnya Ya’qub karena saat berangkat dari rumah Yusuf ikut bersama, tetapi saat pulangnya Yusuf tak ada lagi bersama. Merekapun berbohong dengan mengatakan bahwa saat bermain Yusuf dimakan oleh serigala, bukti berupa baju yang berlumur darahpun ditunjukkan untuk meyakinkan apa yang diceritakan kepada ayahnya. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah memang sejak minta ijin untuk mengajak Yusuf bermain sudah ada rencana untuk menyingkirkannya. Semula Yusuf akan dibunuh, atas usul salah satu dari saudaranya maka Yusuf dimasukkan ke dalam sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengelabui ayahnya, baju Yusufpun di bawa pulang dengan terlebih dahulu dilumuri darah hewan yang disembelihnya. Baju berlumur darah hewan itulah yang ditunjukkan kepada ayahnya.&lt;br /&gt;Yusuf kemudian selamat dapat keluar dari sumur tersebut setelah ditemukan oleh musafir yang lewat dan kemudian dijual dengan harga yang murah. Seorang Mesir kemudian membelinya, karena tak punya anak maka Yusuf dijadikan sebagai anak angkat. Ujian berat bagi Yusuf tidak terhenti setelah selamat dari sumur, ketika usia menginjak dewasa masih ada lagi ujian berat menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERDO’A AGAR DIPENJARA&lt;br /&gt;Ujian berat bagi Yusuf ketika menginjak dewasa, istri raja bernama Zulaika tertarik padanya karena ketampanannya. Ketika Yusuf berada didalam suatu ruangan menolak ajakan Zulaika dan berusaha untuk lari keluar, maka Zulaika pun menarik bajunya sampai robek. Bersamaan dengan saat itu raja berada di depan pintu hendak masuk ke ruangan sehingga marah berat melihatnya. Zulaika berbohong dengan menangis dan melaporkan kepada suaminya bahwa Yusuf telah mencoba mengganggunya, untuk lebih meyakinkan maka Zulaika membuat argumentasi yaitu menunjukkan bukti berupa baju Yusuf yang robek. Menghadapi Yusuf yang tetap menjaga diri tidak mau menuruti ajakannya, maka Zulaika bersama para wanita temannya mengancam akan memasukkan Yusuf ke penjara. Yusufpun berdo’a: “ Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipudaya mereka, tentu aku akan cenderung untuk memenuhi keinginan mereka dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh” (QS Yusuf 3 : 33). Berbagai tipudaya, kebohongan dan rekayasa dibuat oleh Zulaika, maka Yusufpun kemudian dimasukkan ke penjara sesuai dengan do’anya agar dapat menghindari dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT Tuhan Yang Maha Luas ilmuNya memberikan hikmah pengetahuan kepada Yusuf sehingga di penjara Yusuf dikenal oleh banyak temannya. Yusuf dapat menakwilkan mimpi dan semakin dikenal setelah menakwilkan mimpi temannya yang ternyata kemudian terbukti benar-benar terjadi atas ijin Allah Yang Maha Kuasa,&lt;br /&gt;MINTA JADI BENDAHARA&lt;br /&gt;Pada suatu hari Raja bermimpi, ada tujuh ekor lembu gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor lembu kurus-kurus, mimpi itupun membuat Raja gelisah. Berkat informasi yang diperoleh, maka Yusufpun dipanggil ke kerajaan untuk menakwilkan mimpi Raja. Yusuf mengatakan, bahwa negeri ini akan mengalami tujuh tahun berturut-turut dengan keadaan makmur dengan pertanian yang subur dan produksi yang melimpah kemudian akan disusul dengan tujuh tahun berturut-turut dengan keadaan yang sulit karena terjadi kekeringan yang sangat sehingga tanaman pertanian rusak dan tidak berproduksi, jadi sejak sekarang perlu upaya untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kemudian raja bertanya kepada Yusuf tentang bagaimana cara mengatasinya, maka Yusuf mengajukan permintaan: “Jadikan saya sebagai bendahara negara”. Raja yang saat itu fikirannya dalam kondisi kalut, tak lagi membuang banyak waktu, spontan permintaan itupun disangupinya, maka Yusuf pun menjadi bendahara negara. Rencanapun disusun oleh Yusuf dengan perhitungan yang matang, koordinasi dengan berbagai pihakpun dilakukan dengan penuh transparan, maka semua pihak ikut mendukung untuk mensukseskan programnya dan tak seorangpun ada yang menghalangi langkahnya.&lt;br /&gt;Betul apa yang terjadi kemudian, produksi pertanian negerinya melimpah ruah selama tujuh tahun berturut-turut. Surplus pangan disimpan dengan perlakuan yang sempurnya sehingga dapat tahan dalam jangka waktu yang lama. Kemudian ketika kekeringan terjadi tujuh tahun berikutnya berturut-turut, maka simpanan bahan pangan secara bertahap dikeluarkan sesuai dengan keperluan. Masa tujuh tahun kekeringan itupun akhirnya terlewati dan penduduk negeri bersyukur bahwa masa sulit dapat diatasi. Pada saatnya kemudian, Yusuf pun memimpin negeri dalam suasana aman, tentram dan damai. Yusuf juga menjadi Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MISTERI KASUS GAYUS&lt;br /&gt;Begitu usai persidangan yang menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara dan denda tigaratus juta rupiah, Gayus Halomoan Tambunan bikin kejutan dengan mengungkap banyak hal menurut versinya tentang apa yang sebenarnya telah terjadi. Apa yang disampaikan berbeda dengan bukti dan fakta yang sementara ini telah disiarkan oleh berbagai media, dia menyatakan bahwa ada banyak hal yang direkayasa. Kejadian demikian membuat misteri sampai dengan saat ini, informasi yang mana yang benar dan lebih dapat dipercaya. Bahkan sebelumnya pada saat di persidangan, Gayus juga sempat mengajukan permintaan agar dapat dijadikan staf ahli Ketua KPK, staf ahli Kapolri atau staf ahli Jaksa Agung dan berjanji bahwa dalam jangka waktu dua tahun akan dapat membersihkan negeri ini dari korupsi.&lt;br /&gt;Menyikapi permintaan Gayus tersebut Benyamin Mangkoedilaga mantan Hakim Agung menyatakan pendapatnya bahwa perlu diberikan kesempatan kepada Gayus untuk membuktikan kebenaran ucapannya. Banyak anak-anak juga ingin sekolah seperti Gayus, sementara itu BEM Universitas Sebelas Maret menggelar demo dengan mengusulkan agar Gayus diangkat jadi Presiden dengan alasan bahwa yang bersangkutan lebih berani berjanji untuk memberantas korupsi. Sejarah juga telah membuktikan tentang adanya banyak contoh sosok manusia yang ketika masih muda banyak berbuat dosa, ternyata kemudian menjadi orang baik di akhir hayatnya, sebut saja diantaranya Umar bin Khatab dan Sunan Kalijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih adakah kesempatan bagi Gayus untuk bertobat dan mendapatkan khusnul khatimah? Gayus masih muda, masih banyak waktu dan kesempatan untuk bertobat memperbaiki diri. InsyaAllah, jika Allah menghendaki, siapa yang akan mampu menghalangi?.&lt;br /&gt;*) Pensiunan PNS, tinggal di Samarinda, face book Azkun Kunarso. . http://azkuna.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-4765203893779017597?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/4765203893779017597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2011/01/belajar-dari-sejarah_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4765203893779017597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4765203893779017597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2011/01/belajar-dari-sejarah_25.html' title='BELAJAR DARI SEJARAH'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5870056070209521844</id><published>2010-12-24T15:33:00.000-08:00</published><updated>2010-12-24T15:53:41.817-08:00</updated><title type='text'>WARGA  KUMBAR, KINI MASIH BERSABAR</title><content type='html'>CAMAT Sungai Kunjang Nurrahmani, S.IP, MM beserta rombongan mengadakan kunjungan ke daerah terpencil di wilayah kerjanya yaitu Loa Kumbar, Kamis 23 Desember 2010. Berangkat dari Kantor Kecamatan pukul 08.30 WITA dan kembali sampai di tempat semula pukul 13.00 WITA. Rombongan ber jumlah 19 orang, ikut serta dalam rombongan tersebut Kepala KUA Sungai Kunjang, Ketua dan Anggota BAZ Sungai Kunjang, dokter dari PUSKESMAS Loa Bakung, dan staf Kecamatan Sungai Kunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, Loa Kumbar adalah termasuk wilayah Kelurahan Loa Buah, yaitu RT 19. Sebenarnya lokasi Loa Kumbar tidaklah terlalu jauh, tidak lebih dari 10 km ke arah ulu dari Jembatan Mahulu, hanya saja belum ada akses jalan darat untuk mencapai daerah tersebut, sehingga untuk mencapainya rombongan naik kapal dari dermaga Loa Buah yang perlu waktu sekitar setengah jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, belum adanya akses jalan darat menuju ke Kelurahan Loa Bahu ataupun ke Kecamatan Sungai Kunjang membuat warga setempat lebih banyak berinteraksi dengan warga Desa Loa Duri di Kabupaten Kutai Kertanegara yang yang untuk mencapainya dengan naik perahu atau ces.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di dermaga Loa Kumbar yang terlihat bangunan bekas Pabrik Plywood PT Wahana Rimba Kencana yang telah tidak terawat lagi karena telah ditutup. Sekolah Taman Kanak-Kanak yang menempati sebagian bekas kantor kantor perusahaan tersebut sungguh amat memprihatinkan, muridnya tanpa pakaian seragam dan gurunyapun berpakaian seperti biasa pakaian di rumah. Kondisi inilah yang menggugah Camat Sungai Kunjang untuk mengajak rombongannya untuk melihat bersama dan mengharapkan pemikiran untuk memajukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua RT 19 Loa Kumbar Ardiansyah didampingi seorang warganya Abdullah menyampaikan informasi bahwa warganya sebanyak 77 Kepala Keluarga, sebagian bekerja sebagai petani dengan menanam pisang di ladang dan sebagian bekerja mencari pasir di Sungai Mahakam. Semula daerah ini cukup ramai ketika saat itu ada perusahaan plywood masih aktif berproduksi. Namun kini, setelah perusahaan tutup kondisi menjadi sepi, lebih menyedihkan lagi Mushalla yang ada di dalam pagar perusahaan tertutup pagar dan tidak dimanfaatkan lagi, padahal masyarakat memerlukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan anak-anak di lokasi ini mengalami kesulitan karena sekolah yang ada di tempat ini hanya TK, sedangkan untuk Sekolah Dasar dan SMP terpaksa sekolah di Loa Duri yang untuk mencapainya perlu naik perahu atau ces menyeberang sungai besar. Anak-anak banyak yang putus sekolah, pemuda yang berusia antara 15 sampai 25 tahun kebanyakan bekerja mencari paser di Sungai Mahakam. Sedangkan orang tua yang bertani dengan tanaman pisang kesulitan untuk memasarkan hasilnya. Hasil produksi pisang biasa dijual ke Pasar Subuh di Loa Janan Ulu, untuk mengangkut pisang ke pasar tersebut warga berangkat dari rumah sekitar pukul dua malam sehingga pagi subuh sampai di pasar dan dibeli oleh tengkulak yang sudah siap membeli dengan harga murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan baik ini, Ardiansyah menyampaikan harapan warga setempat agar kondisi daerah ini yang terisolasi dapat segera diatasi yaitu dengan membangun jalan tembus menuju ke Kelurahan Loa Buah sehingga memudahkan anak untuk bersekolah. “Memang warga kami sampai kini masih bersabar, tetapi tidak ingin terus begini” mungkin demikian yang terbersit di dalam hatinya dan tidak sempat terucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kunjungan kali ini, Camat menyerahkan bantuan sebanyak Rp. 5.000.000,- kepada TK Cahaya Bunda yang diterima oleh Pembina TK Khairiyah, SPd. Dana bantuan berasal dari BAZ Kecamatan Sungai Kunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khairiyah menyatakan kegembiraannya atas perhatian Ibu Camat yang demikian besar terhadap TK yang dibinanya dan menyampaikan rencananya untuk menggunakan uang tersebut untuk menambah kelengkapan alat peraga dan seragam sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan kunjungan ini juga dirangkai dengan penimbangan Balita di POSYANDU yang menempati Rumah Ketua RT, bersamaan dengan itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Warga masyarakat setempat dengan antusiasme tinggi menyambut rombongan yang datang mengunjungi daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurrahmani dalam sambutannya memberikan semangat kepada warga agar terus berupaya untuk maju, khususnya anak-anak harus sekolah karena sekolah perlu untuk mendapatkan bekal untuk kehidupan di hari depan. Oleh karena itu, mengajak semua pihak untuk ikut memikirkan pembangunan di daerah ini jangan sampai terus tertinggal seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar dan Info lebih lanjut silahkan buka album foto di face book Azkun Kunarso atau http://loabakungceria.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5870056070209521844?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5870056070209521844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/12/warga-kumbar-yang-bersabar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5870056070209521844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5870056070209521844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/12/warga-kumbar-yang-bersabar.html' title='WARGA  KUMBAR, KINI MASIH BERSABAR'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-6382390634851882725</id><published>2010-09-18T01:50:00.001-07:00</published><updated>2010-09-18T01:50:29.412-07:00</updated><title type='text'>SEMPATKAN WAKTU UNTUK NONTON</title><content type='html'>Sang Pencerah : Penuh Semangat Sarat Makna&lt;br /&gt;Share |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi film yang akan turut menyambut hari raya Idul Fitri tahun ini. Sang Pencerah, film garapan Hanung Bramantyo akan menjadi tontonan wajib bagi Anda yang menginginkan film sarat makna. Sebuah tontonan yang penuh nilai positif, nilai humanis, nilai perjuangan seorang anak muda, nilai-nilai yang sangat sayang untuk Anda lewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pencerah merupakan film yang mengangkat kisah biopic dari tokoh besar yang hidup di tahun 1800-an, Ahmad Dahlan. Ya, tidak tanggung-tanggung memang yang dibuat oleh Hanung yang juga duduk sebagai penulis skenario. Tokoh pendiri Muhammadiyah itu coba dibuat oleh Hanung dalam bentuk layar lebar yang siap memberikan tontonan segar tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pencerah menceritakan seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Darwis (Ihsan Taroreh). Pemuda itu gelisah dengan lingkungannya yang melaksanakan syariat Islam yang melenceng ke arah sesat. Untuk mendalami ajaran agama Islam, Darwis pun pergi ke Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dari Mekkah, Darwis merubah namanya menjadi Ahmad Dahlan (Lukman Sardi). Ia mendirikan sebuah langgar/surau dan mengawali pergerakannya dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman. Tindakannya itu serta merta mengundang kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) yang mengakibatkan surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobaan Ahmad Dahlan dalam pergerakannya meluruskan syariat Islam pun tidak hanya sampai di situ. Dirinya juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo, bahkan dirinya disebut kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semangat Ahmad Dahlan tidak pernah surut. Bersama istri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan terus berjuang. Sampai pada akhirnya ia membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun film ini harus Anda nikmati dengan durasi 112 menit, Anda tidak perlu takut untuk merasa bosan di dalam bioskop. Anda akan dibuat ikut merasakan perjuangan Ahmad Dahlan dalam adegan demi adegan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi tokoh besar Muhammadiyah itu diperankan seorang Lukman Sardi yang di sini semakin menunjukkan kualitas aktingnya yang semakin meningkat. Lukman berhasil menjaga kharismatik dan menggambarkan semangat perjuangan Ahmad Dahlan dengan baik. Kata sempurna sepertinya tidak berlebihan untuk aktor yang telah berperan dengan berbagai karakter ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak luput juga akting dari para penyanyi yang mampu melirik perhatian mata penonton,  Giring Nidji dan Ihsan Taroreh. Keduanya mampu membuktikan bahwa dirinya tidak hanya menang  di atas panggung saja, namun dengan akting yang dipertontonkan dalam film ini oleh kedua penyanyi tersebut, nampaknya bisa mengawali diri mereka untuk berperan dalam film selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari para pemain, tentunya setting tempat yang menggambarkan tahun 1800-an juga menjadi nilai plus dari film produksi MVP Pictures ini. Yogyakarta yang dipilih sebagai lokasi, berhasil Hanung sulap menjadi sebuah perkampungan Yogyakarta pada tahun 1800-an. Ia mampu menghidupkan kembali atmosfer pada tahun tersebut dengan mereka-ulang bangunan Masjid Agung Kauman, wilayah keraton, stasiun lempuyangan, bahkan sudut-sudut kota Yogyakarta dengan sangat realistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pencerah mulai tayang pada 8 September 2010, sebuah tontonan yang siap memberikan inspirasi serta nilai-nilai postif untuk Anda. (eM_Yu)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-6382390634851882725?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/6382390634851882725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/09/sempatkan-waktu-untuk-nonton.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/6382390634851882725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/6382390634851882725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/09/sempatkan-waktu-untuk-nonton.html' title='SEMPATKAN WAKTU UNTUK NONTON'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2947285086720280762</id><published>2010-07-31T07:55:00.001-07:00</published><updated>2010-07-31T08:00:38.811-07:00</updated><title type='text'>MASJID JAMI' NURUL HUDA LOA BAKUNG       DAN ARAH KIBLAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TFQ5oG7CkKI/AAAAAAAAAXY/_PYgFtFHS-8/s1600/Nurul+Huda+1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TFQ5oG7CkKI/AAAAAAAAAXY/_PYgFtFHS-8/s320/Nurul+Huda+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500084406142013602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garis merah adalah arah kiblat, dibandingkan dengan arah bangunan Masjid Jami' Nurul Huda Loa Bakung ternyata tidak sama, arah bangunan terlalu ke kiri untuk dapat menyesuaikan dengan arah kiblat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2947285086720280762?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2947285086720280762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/garis-merah-adalah-arah-kiblat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2947285086720280762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2947285086720280762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/garis-merah-adalah-arah-kiblat.html' title='MASJID JAMI&apos; NURUL HUDA LOA BAKUNG       DAN ARAH KIBLAT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TFQ5oG7CkKI/AAAAAAAAAXY/_PYgFtFHS-8/s72-c/Nurul+Huda+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-4250005158751961860</id><published>2010-07-27T19:17:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T19:40:52.157-07:00</updated><title type='text'>ARAH KIBLAT  MUSHALLA  AL-AZHAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TE-Te92CytI/AAAAAAAAAXA/yasdO_V2rYQ/s1600/Al-azhar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TE-Te92CytI/AAAAAAAAAXA/yasdO_V2rYQ/s320/Al-azhar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498775830249261778" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Garis merah adalah arah kiblat, dibandingkan dengan arah bangunan Mushalla Al-Azhar Loa Bakung ternyata tidak sama, arah bangunan kurang ke kiri untuk dapat menyesuaikan dengan arah kiblat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-4250005158751961860?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/4250005158751961860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/arah-kiblat-dan-bangunan-mushalla-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4250005158751961860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4250005158751961860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/arah-kiblat-dan-bangunan-mushalla-al.html' title='ARAH KIBLAT  MUSHALLA  AL-AZHAR'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TE-Te92CytI/AAAAAAAAAXA/yasdO_V2rYQ/s72-c/Al-azhar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5425619719494671583</id><published>2010-07-24T09:13:00.000-07:00</published><updated>2010-07-24T09:15:03.465-07:00</updated><title type='text'>CARA MUDAH MENENTUKAN ARAH KIBLAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TEsRaOhowCI/AAAAAAAAAWw/36GILuUW5UA/s1600/Arah+kiblat+.+..jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TEsRaOhowCI/AAAAAAAAAWw/36GILuUW5UA/s320/Arah+kiblat+.+..jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497506912409272354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5425619719494671583?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5425619719494671583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/cara-mudah-menentukan-arah-kiblat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5425619719494671583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5425619719494671583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/cara-mudah-menentukan-arah-kiblat.html' title='CARA MUDAH MENENTUKAN ARAH KIBLAT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TEsRaOhowCI/AAAAAAAAAWw/36GILuUW5UA/s72-c/Arah+kiblat+.+..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-3102237566294744517</id><published>2010-07-12T15:23:00.000-07:00</published><updated>2010-07-12T15:24:22.134-07:00</updated><title type='text'>SAAT TEPAT PENENTUAN ARAH KIBLAT</title><content type='html'>Sahabat angkasa, Muthoha Arkanudin, dibawah ini menuliskan hari khusus dan istimewa buat kaum muslimin, yaitu hari dimana pada jam tertentu merupakan saat matahari tepat berada diatas Kabah. Sehingga mudah bagi daerah-daerah lain untuk mengukur ulang, mengkoreksi atau malah membuat masjid baru yang mengarah ke kiblat.&lt;br /&gt;Hari Meluruskan Arah Kiblat&lt;br /&gt;Oleh : Mutoha Arkanuddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istiwa A’dhom, teknik sederhananamun akurat dalam penentuan arah kiblat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah arah kiblat masjid bisa berubah atau bergeser akibat gempa bumi maupun bergeraknya lempeng Bumi seperti isu yang tengah berkembang? Jawabannya tentu TIDAK! Artinya pengukuran sebelumnya memang yang membuat arah kiblat masjid tersebut tidak tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah arah kiblat cukup ke BARAT? Sebagaimana yang difatwakan oleh MUI beberapa waktu yang lalu? Jawabannya tentu TIDAK! Sebab di zaman sekarang menentukan arah kiblat semudah membalik telapak tangan (saking mudahnya RED)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan dari mana saja engkau keluar (untuk shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka’bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka’bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan.” (QS. Al-Baqarah : 149)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baitullah ( Ka’bah ) adalah kiblat bagi orang-orang di dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram adalah kiblat bagi orang-orang yang tinggal di Tanah Haram (Makkah) dan Makkah adalah qiblat bagi seluruh penduduk bumi Timur dan Barat dari umatku” (HR. Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kamu mendirikan shalat, maka sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadap kiblat, lalu takbir, kemudian bacalah apa yang kamu hafal dari qur’an, lalu ruku’ sampai sempurna, kemudian i’tidal sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, kemudian duduk di antara dua sujud sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, lakukanlah yang demikian itu setiap rekaat.” (HR. Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajaran Islam, mengadap ke arah kiblat atau bangunan Ka’bah yang berada di Masjidil Haram adalah merupakan tuntutan syariah dalam melaksanakan ibadah tertentu. Berkiblat wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat dan menguburkan jenazah Muslim. Menghadap kiblat juga merupakan ibadah sunah ketika tengah azan, berdoa, berzikir, membaca Al-Quran, menyembelih binatang dan sebagainya.&lt;br /&gt;Theodolit dan GPS dikenal sebagai pengukur arah kiblat yang presisi, namun demikian penggunaan peralatan ini tergolong sulit dan mahal biayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kebiasaan yang berkembang di masyarakat, terdapat beberapa kaidah yang sering digunakan untuk mengetahui ketepatan arah kiblat. Diantaranya adalah menggunakan kompas kiblat, kompas sajadah atau peralatan canggih seperti pesawat GPS dan theodoliti. Kini, melalui teknologi penginderaan jarah jauh yang disediakan cuma-cuma oleh Google via internet menggunakan software Google Earth atau secara online disediakan oleh situs-situs seperti Qibla Locator atau RHI Qibla Locator yang memanfaatkan fasilitas Google Map Api (GMA) kita dengan mudah dapat mengetahui arah kiblat sebuah bangunan masjid secara visual dan jelas. Namun demikian penggunaan kaidah-kaidah tersebut sering terkendala beberapa masalah. Kompas belumlah dikatakan sebagai alat ukur yang presisi. Sebab dalam penggunaannya, kompas sering mengalami kesalahan. Kesalahan tersebut berupa penyimpangan jarum kompas baik oleh variasi magnetik secara global maupun atraksi magnetis secara lokal oleh logam di sekitarnya. Belum lagi skala kompas biasanya terlalu kasar. Sementara, penggunaan GPS dan theodolit untuk mengukur arah kiblat walaupun bisa mendapatkan hasil yang lebih presisi namun dalam prakteknya kedua peralatan tersebut tidak mudah didapatkan karena harganya yang cukup mahal. Walaupun Google Earth maupun fasilitas qibla locator secara online dapat membantu mengetahui arah kiblat secara visual dengan perhitungan yang sangat akurat, namun piranti tersebut bukan merupakan alat ukur yang presisi di lapangan dan hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu.&lt;br /&gt;Pada setiap tanggal 28 Mei dan 16 Juli Matahari tepat berada di atas Ka’bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apakah bisa mengukur arah kiblat secara presisi dengan biaya yang murah? Jawabannya adalah BISA! Yaitu dengan menggunakan fenomena astronomis yang terjadi pada hari yang disebut sebagai yaumul rashdul qiblat atau hari meluruskan arah kiblat karena saat itu Matahari tepat di atas Ka’bah. Fenomena yang terjadi 2 kali selama setahun ini dikenal juga dengan istilah Transit Utama atau Istiwa A’dhom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istiwa, dalam bahasa astronomi adalah transit yaitu fenomena saat posisi Matahari melintasi di meridian langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Setiap hari dalam wilayah Zona Tropis yaitu wilayah sekitar garis Katulistiwa antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS posisi Matahari saat istiwa selalu berubah, terkadang di Utara dan disaat lain di Selatan sepanjang garis Meridian. Hingga pada saat tertentu sebuah tempat akan mengalami peristiwa yang disebut Istiwa A’dhom yaitu saat Matahari berada tepat di atas kepala pengamat di lokasi tersebut.&lt;br /&gt;Konsepnya sederhana! Saat Matahari di atas Ka’bah maka semua bayangan benda tegak akan mengarah ke Ka’bah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bisa difahami sebab akibat gerakan semu Matahari yang disebut sebagai gerak tahunan Matahari. Ini diakibat selama Bumi beredar mengelilingi Matahari sumbu Bumi miring 66,5˚ terhadap bidang edarnya sehingga selama setahun Matahari terlihat mengalami pergeseran antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS. Pada saat nilai azimuth Matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka di tempat tersebut terjadi Istiwa A’dhom yaitu melintasnya Matahari melewati zenit lokasi setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya Ka’bah yang berada pada koordinat 21,4° LU dan 39,8° BT dalam setahun juga akan mengalami 2 kali peristiwa Istiwa A’dhom yaitu setiap tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 waktu setempat dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 waktu setempat. Jika waktu tersebut dikonversi maka di Indonesia peristiwanya terjadi pada 28 Mei pukul 16.18 WIB dan 16 Juli pukul 16.27 WIB. Dengan adanya peristiwa Matahari tepat di atas Ka’bah tersebut maka umat Islam yang berada jauh dan berbeda waktu tidak lebih dari 5 atau 6 jam dapat menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan teknik bayangan Matahari.&lt;br /&gt;28 MEI 2010 @ 16:18 WIB&lt;br /&gt;16 JULI 2010 @ 16:27 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATAHARI TEPAT DI ATAS KA’BAH&lt;br /&gt;POSISI MATAHARI = ARAH KIBLAT&lt;br /&gt;BAYANGAN MATAHARI = ARAH KIBLAT&lt;br /&gt;Untuk lebih akurat pengukuran disarankan menggunakan benang besar yang berbandul daripada sekedar menggunakan tongkat yang ternyata sulit membuatnya benar-benar tegak.&lt;br /&gt;Saya menyebut untuk alat benang berbandul tersebut dengan istilah Solar Shadow Tracker (SST) – penjejak bayangan Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik penentuan arah kiblat pada hari Rashdul Qiblat sebenarnya sudah dipakai lama sejak ilmu falak berkembang di Timur Tengah. Demikian halnya di Indonesia dan beberapa negara Islam yang lain juga sudah banyak yang menggunakan teknik ini. Sebab teknik ini memang tidak memerlukan perhitungan yang rumit dan siapapun dapat melakukannya. Yang diperlukan hanyalah sebatang tongkat lurus dengan panjang lebih kurang 1 meter dan diletakkan berdiri tegak di tempat yang datar dan mendapat sinar matahari. Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa A’dhom tersebut maka arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dengan menggunakan software khusus yang dapat mengetahui pergerakan benda langit secara presisi kapan secara persis terjadinya Istiwa A’dham dapat diketahui. Untuk tahun 2010 ini misalnya menurut software Starrynight Pro Plus Versi 6.3.8 yaitu sebuah software astronomi yang memiliki tingkat ketepatan sangat tinggi, peristiwa Istiwa A’dhom terjadi pada 28 Mei 2010 pukul 12:17:59 WS atau 16:17:59 WIB dan 16 Juli 2010 pukul 12:26:48 WS atau 16:26:48 WIB. Namun secara praktis angka tersebut bisa dibulatkan ke menit.&lt;br /&gt;Tempat yang memungkinkan penentuan arah kiblat pada 28 Mei dan 16 Juli hanya di daerah terang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di negara kita peristiwanya terjadi pada sore hari maka arah bayangan adalah ke Timur, maka arah bayangan yang menuju ke tongkat adalah merupakan arah kiblat yang benar. Jika anda khawatir gagal karena Matahari terhalang oleh mendung maka toleransi pengukuran dapat dilakukan pada H-2 hingga H+2. Satu hal penting yang harus kita perhatikan adalah JAM yang kita gunakan hendaknya sudah terkalibrasi dengan tepat. Untuk mengetahui standard waktu yang tepat bisa digunakan tanda waktu saat Berita di RRI, layanan telpon 103 atau menggunakan jam atom yang disediakan oleh layanan internet.&lt;br /&gt;Istiwa A’dhom di antipode (Nadir) Ka’bah dapat digunakan sebagai acuan penentuan arah kiblat secara presisi untuk wilayah yang tidak memungkinkan melakukan penentuan arah kiblat pada 28 Mei dan 16 Juli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan arah kiblat menggunakan fenomena ini hanya berlaku untuk tempat-tempat yang pada saat peristiwa Istiwa A’dhom dapat secara langsung melihat Matahari. Sementara untuk daerah lain di mana saat itu Matahari sudah terbenam seperti Wilayah Indonesia Timur (WIT) praktis teknik ini tidak dapat digunakan. Maka ada fenomena lain yang dapat digunakan oleh daerah-daerah tersebut sehingga dapat mengetahui arah kiblat secara presisi. Fenomena itu adalah saat Matahari berada tepat di bawah Ka’bah yaitu saat Istiwa A’dhom terjadi di titik Nadir (Antipode) Ka’bah yang terjadi pada setiap tanggal 13 Januari dan 28 November.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Penentuan Arah Kiblat menggunakan Istiwa A’dhom :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tentukan lokasi masjid/mushalla/ langgar atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya.&lt;br /&gt;2. Sediakan tongkat lurus panjang minimal 1 meter. Akan lebih bagus jika menggunakan benang besar yang diberi bandul sehingga tegak benar.&lt;br /&gt;3. Siapkan jam/arloji yang sudah dicocokkan / dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/ televisi/ internet atau telpon ke 103.&lt;br /&gt;4. Tentukan lokasi pengukuran; di dalam masjid (diutamakan) atau di sisi Selatan Masjid atau di sisi Utara atau di halaman depan masjid. Yang penting tempat tersebut datar dan masih mendapatkan penyinaran Matahari saat peristiwa Istiwa A’dhom berlangsung.&lt;br /&gt;5. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan lot tukang (jika menggunakan tongkat) atau pasang benang lengkap dengan bandul serta penyangganya di tempat tersebut. (Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya fenomena agar tidak terburu-buru)&lt;br /&gt;6. Tunggu sampai saat Istiwa A’dhom terjadi dan amatilah bayangan Matahari yang terjadi. Berilah tanda menggunakan spidol, benang, lakban, penggaris atau alat lain yang dapat membuat tanda lurus. Maka itulah arah kiblat yang sebenarnya&lt;br /&gt;7. Gunakan benang, sambungan pada tegel lantai, atau teknik lain yang dapat meluruskan arah kiblat ini ini ke dalam masjid. Intinya yang hendak kita ukur sebenarnya adalah garis shaff yang posisinya tegak lurus (90°) terhadap arah kiblat. Maka setelah garis arah kiblat kita dapatkan untuk membuat garis shaff dapat dilakukan dengan mengukur arah sikunya dengan bantuan benda-benda yang memiliki sudut siku misalnya lembaran triplek atau kertas karton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya bukan hanya masjid atau mushalla / langgar saja yang perlu diluruskan arah kiblatnya. Mungkin kiblat di rumah kita sendiri selama ini juga saat kita shalat belum tepat menghadap ke arah yang benar. Sehingga saat peristiwa tersebut ada baiknya kita juga bisa melakukan pelurusan arah kiblat di rumah masing-masing. Semoga cuaca cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan lurusnya arah kiblat kita, ibadah shalat yang kita kerjakan menjadi lebih afdhal dan doanya lebih dikabulkan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan lengkap hubungi Rukyat Hilal Indonesia (RHI) di 0274-552630 atau 08122743082.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN:&lt;br /&gt;Untuk lebih akurat yg 28 Mei, hari sebelumnya dikurangi 3 menit per hari sesudahnya ditambah 3 menit per hari. Yang 16 Juli hari sebelumnya ditambah 3 menit per hari sesudahnya dikurangi 3 menit per hari. Masih cukup presisi. Kalaupun tidak dikoreksi jg masih ckp akurat krn hanya berbeda 0,2drjt setiap hari atau sekitar 10′ (menit busur) sementara diameter sumber cahaya (matahari) jauh lebih besar yaitu sekitar 0,5drjt atau 30′.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diarsipkan di bawah: Dongeng Geologi, RuPa-RupI&lt;br /&gt;Diposkan oleh Kunarso di 13:42 0 komentar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-3102237566294744517?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/3102237566294744517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/saat-tepat-penentuan-arah-kiblat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/3102237566294744517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/3102237566294744517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/07/saat-tepat-penentuan-arah-kiblat.html' title='SAAT TEPAT PENENTUAN ARAH KIBLAT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-1676721691110957359</id><published>2010-06-27T21:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-27T21:08:27.675-07:00</updated><title type='text'>CERAMAH DI MASJID NURUL HUDA LOA BAKUNG</title><content type='html'>Menghindarkan diri dari frustasi:&lt;br /&gt;JANGAN MENDUKUNG BERLEBIHAN&lt;br /&gt;ACARA Ceramah  Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW berlangsung dalam suasana semarak di Masjid Jami’ Nurul Huda Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda  hari Ahad malam Senin  tanggal 15 Rajab 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 27 Juni 2010 Miladiyah.  Ratusan jamaah yang hadir memadati ruangan masjid lantai bawah bangunan baru, nampak tekun mengikuti ceramah sambil berkali-kali melihat ke atas menyaksikan lampu hias yang nampak indah dan anggun bergantung di bawah kubah tengah. Suasana kian  semarak karena selain dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Lurah Loa Bakung dan Jajaran Badan Pengelola, acara kali ini juga dihadiri oleh dua orang Calon Wakil Walikota, yaitu Ir. H. Nusyirwan Ismail, MSi dan    Ridwan Efendi, SPd., MPd.  Bertindak sebagai penceramah adalah K.H. Andi Faizal, Pimpinan  sebuah Pesantren di Samarinda Seberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMAL JARIAH&lt;br /&gt;Drs. H.M. Husni Thamrin, Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa acara kali ini sengaja diadakan di bangunan masjid baru yang belum selesai dengan harapan agar segenap jamaah dan warga masyarakat yang hadir dapat menyaksikan kondisi fisik bangunan yang telah dicapai hingga pada saat ini langsung dengan mata kepala sendiri.  Diperkirakan kemajuan fisik untuk bangunan utama telah mencapai 85 persen,   sementara itu pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pemasangan keramik dinding depan,  pemasangan keramik lantai atas dan pemasangan kaca jendela.  Kesempatan masih terbuka luas bagi jamaah dan warga masyarakat yang akan beramal jariah  dengan  berinfaq untuk percepatan penyelesaian pembangunan masjid. Direncanakan mulai bulan Ramadhan tahun ini kegiatan ibadah Shalat Tarwih,  Shalat Jum’ah dan kegiatan jamaah lainnya akan dipindahkan  dari tempat semula di bangunan masjid lama ke  bangunan masjid baru.&lt;br /&gt;Sementara itu, Lurah Loa Bakung, Drs. Samlian Noor, M.Si. dalam kata sambutannya mengingatkan warga masyarakat untuk menjaga kesehatan dalam suasana pergantian musim, di samping itu perlu menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di tempat yang disediakan, tidak membuang di sungai dan di jalanan.  Menjelang Pemilu Kada, diharapkan agar warga masyarakat tetap menjaga kerukunan dan keamanan.&lt;br /&gt;INGAT ALLAH&lt;br /&gt;Mengawali ceramah, K.H. Andi Faizal mengajak jamaah untuk mengingat Allah dengan berdzikir, kemudian beliau menjelaskan bahwa Allah telah memberikan jaminan bagi orang beriman yang mengingat Allah, maka hati mereka menjadi tenang.  Ya, dengan ingat Allah hati menjadi tenang, bukan ingat yang lain, katanya menegaskan. Dengan kata lain beliau menjelaskan  bahwa Allah tidak menjamin orang yang banyak harta, yang banyak istri, atau yang menduduki jabatan akan mendapatkan hati yang tenang. Bahkan sebaliknya,  tidak sedikit orang yang gelisah dan frustasi karena banyaknya harta, banyaknya istri dan jabatan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN DUKUNG BERLEBIHAN&lt;br /&gt;Rupanya K.H. Andi Faizal  sangat memahami psychologi massa, hal ini terungkap dari ceramahnya yang menyinggung situasi hangat yang sedang berlangsung di masyarakat saat ini.     Dikatakannya, bahwa  suasana demam menonton pertandingan piala dunia sepak bola dan harap-cemas menjelang PEMILU KADA tidak mustahil juga ada di dalam fikiran jamaah yang hadir di Masjid Nurul Huda.  ”Bisa jadi saat ini fikiran sebagian jamaah terbelah dua, antara mendengarkan ceramah dan pertandingan sepak bola yang saat ini sedang berlangsung di Afrika, yaitu Jerman melawan Inggris”, ungkap Andi yang serentak disambut dengan ”gerr” jamaah yang hadir. Dikatakan pula bahwa kehidupan di dunia diibaratkan main bola,  dalam permainan bola selalu ada pemain, wasit dan penonton.  Kalau dalam permainan bola, sering ada berita saat penonton menyaksikan tim idola yang didukungnya berhasil memasukkan bola ke gawang lawan, maka suasana gembirapun meledak di hatinya dengan sorak sorai memekakkan telinga. Sebaliknya, ketika gawang tim yang didukungnya kemasukan bola, maka kepala sendiripun dipukulnya. Bahkan sering terjadi yang  lebih parah lagi, pendukung setia tim idola  mengamuk tidak terkendali begitu usai menyaksikan tim yang didukungnya ternyata terkalahkan.  Saat ini, syetan sedang bersedih karena sedang menonton jamaah sekalian mendengarkan ceramah di masjid,  mengabaikan ajakannya untuk bermalasan di rumah. &lt;br /&gt;Akhirnya, Andi berpesan kepada jamaah agar  jangan mendukung berlebihan kepada siapapun, insyaAllah dengan cara demikian dapat menghindarkan diri dari  frustasi. Cukup sudah, banyak pelajaran tentang adanya pihak yang frustasi berbuat tak terkendali akibat kegagalan idola  yang didukung setengah mati.&lt;br /&gt;Info lengkap buka: http://azkuna.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-1676721691110957359?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/1676721691110957359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/06/ceramah-di-masjid-nurul-huda-loa-bakung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/1676721691110957359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/1676721691110957359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/06/ceramah-di-masjid-nurul-huda-loa-bakung.html' title='CERAMAH DI MASJID NURUL HUDA LOA BAKUNG'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-9121293413618522264</id><published>2010-05-05T06:08:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T06:09:45.585-07:00</updated><title type='text'>MENGHENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK</title><content type='html'>Pengajian Keluarga di Islamic Center Kalimantan Timur Jl. Slamet Riyadi Samarinda pada hari Ahad, 26 Rabi'ul Akhir 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 11 April 2010 Miladiyah membahas tentang Hukum Merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGAJIAN BERKALA&lt;br /&gt;Kunarso, Sekretaris Majelis Wakaf, Zakat, Infaq dan Shadaqah PWM Kalimantan Timur dalam kata sambutannya mewakili PWM Kaltim menyampaikan informasi bahwa Pengajian Keluarga di Islamic Center adalah Pengajian Berkala diadakan sekali setiap bulan pada hari Ahad Kedua mulai pukul 08.00 sampai dengan 09.30 WITA. Pengajian yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PWM Kaltim ini dirancang untuk menghadirkan pencermah secara berselang-seling, setelah dua kali penceramah lokal dari Kalimantan Timur diselingi penceramah dari luar Kaltim. Seyogyanya untuk kali ini adalah jadwal untuk penceramah dari luar Kaltim, namun demikian karena sesuatu hal maka penceramah kali ini adalah dari Kaltim, yaitu Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Kaltim Drs. Ikhsanul Karim. Adapun topik yang dibahas dalam ceramah kali ini adalah yang sedang hangat dalam pemberitaan media masa sehingga perlu disimak dengan cermat, apalagi setelah ceramah disediakan waktu untuk diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUKUM MEROKOK&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya, Ikhsanul Karim mengangkat topik tentang Hukum Merokok berdasarkan fatwa yang telah dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta tentang dalil yang diambil sehingga keluar fatwa tersebut sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Merokok termasuk kategori perbuatan melakukan khabaa’its yang dilarang dalam Q 7:157,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Perbuatan merokok mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan sehingga itu bertentangan dengan larangan al-Quran dalam Q 2:195 dan 4:29,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Perbuatan merokok membahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan asap rokok sebab rokok adalah zat adiktif plus mengandung 4000 zat kimia, 69 di antaranya adalah karsinogenik/pencetus kanker (Fact Sheet TCSC-AKMI, Fakta Tembakau di Indonesia) sebagaimana telah disepakati oleh para ahli medis dan para akademisi kesehatan. Oleh karena itu merokok bertentangan dengan prinsip syariah dalam hadits Nabi saw bahwa “tidak ada perbuatan membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Rokok diakui sebagai zat adiktif dan mengandung unsur racun yang membahayakan walaupun tidak seketika melainkan dalam beberapa waktu kemudian sehingga oleh karena itu perbuatan merokok termasuk kategori melakukan sesuatu yang melemahkan sehingga bertentangan dengan hadits Nabi saw yang melarang setiap perkara yang memabukkan dan melemahkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Oleh karena merokok jelas membahayakan kesehatan bagi perokok dan orang sekitar yang terkena paparan asap rokok, maka pembelanjaan uang untuk rokok berarti melakukan perbuatan mubazir (pemborosan) yang dilarang dalam Q 17:26-27,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Merokok bertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah (maqaasid asy-syariiah) yaitu (1) perlindungan agama (hifz ad-diin), (2) perlindungan jiwa/raga (hifz an-nafs) lih. No.11, (3) perlindungan akal (hifz al-‘aql) lih. No. 12 &amp; 13, (4) perlindungan keluarga (hifz an-nasl) lih. No. 12 &amp; 13, dan (5) perlindungan harta (hifz al-maal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hukum fatwa ini bagi bukan perokok dijelaskan bahwa wajib menghindarkan diri dan keluarganya dari percobaan merokok sesuai dengan Q 66:6 yang menyatakan, “Wahai orang-orang beriman hindarkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagi mereka yang saat ini sudah menjadi perokok maka fatwa ini ditetapkan dengan mengingat prinsip at-tadriij (berangsur), at-taisiir (kemudahan), dan ‘adam al-kharaj (tidak mempersulit). Mereka yang telah terlanjur menjadi perokok wajib melakukan upaya dan berusaha sesuai dengan kemampuannya untuk berhenti dari kebiasaan merokok dengan mengingat&lt;br /&gt;Q 29:69,&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik,”&lt;br /&gt;Q 2::286:&lt;br /&gt;“Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya; ia akan mendapat hasil yang ia usahakan dan memikul akibat perbuatan yang ia lakukan;”&lt;br /&gt;Sementara itu pusat-pusat kesehatan di lingkungan Muhammadiyah harus mengupayakan adanya fasilitas dalam memberikan terapi guna membantu orang yang berupaya berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISKUSI POSITIF&lt;br /&gt;Diskusi positif terjadi setelah ceramah selesai, pertanyaan tentang bagaimana mengatasi nasib petani tembakau, bagaimana menghentikan bagi yang sudah terlanjur memiliki kebiasaan merokok sampai dengan cara bagaimana bagaimana menghindarkan anak agar tidak merokok.&lt;br /&gt;Tentang nasib petani tembakau, Ikhsanul Karim menjelaskan bahwa petani umumnya punya sumber penghasilan selain dari tembakau sehingga hal itu tidak terlalu mengkhawatirkan. Dalam hal ini Kunarso yang berasal dari Madiun menyampaikan informasi bahwa di desanya yang dulu banyak petani menanam tembakau, saat ini telah berganti dengan tanaman tebu, ternyata tidak menimbulkan masalah bahkan ternyata lebih menguntungkan.&lt;br /&gt;Seorang jamaah ada yang menyampaikan pengalamannya yang sudah sejak lama ingin belajar merokok, tetapi sampai dengan saat ini tidak pernah berhasil karena tidak juga bisa merasakan nikmatnya.&lt;br /&gt;Tentang tips untuk menghentikan merokok disampaikan oleh Kunarso, yaitu dengan cara merokok tanpa menyalakannya dengan api, insyaAllah dengan demikian lama-kelamaan akan bosan merokok.&lt;br /&gt;Amir Hadi, Ketua Majelis Tablig dan Dakwah Khusus PWM Kaltim mengungkap adanya informasi bahwa "MEROKOK ADALAH JEMBATAN EMAS MENUJU NARKOBA", oleh karena itu perlu upaya sungguh-sungguh bagi yang belum untuk menjauhi kebiasaan merokok dan bagi yang sudah perlu Menghentikan Kebiasaan Merokok, jika tidak bisa sekaligus maka dapat dilakukan secara bertahap.&lt;br /&gt;Tentang menghindarkan rokok bagi anak-anak, isnyaAllah dengan memasukkan mereka ke sekolah Muhammadiyah akan dididik kebiasaan untuk tidak merokok.&lt;br /&gt;Acara pengajian berakhir pada pukul 09.30 WITA dengan menanamkan tekad kuat bagi segenap jamaah untuk menhindarkan diri dan keluarganya dari kebiasan merokok yang berpengaruh buruk bagi kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, silahkan baca AKU BUKAN LAGI PEROKOK !!!&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/group.php?v=wall&amp;ref=ts&amp;gid=58871337135#!/group.php?gid=60994294477&amp;ref=search&amp;sid=100000457866691.1273698452..1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/group.php?v=wall&amp;ref=ts&amp;gid=58871337135#!/group.php?gid=60994294477&amp;ref=search&amp;sid=100000457866691.1273698452..1&lt;br /&gt;http://azkun.blogspot.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-9121293413618522264?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/9121293413618522264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/05/menghentikan-kebiasaan-merokok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9121293413618522264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9121293413618522264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/05/menghentikan-kebiasaan-merokok.html' title='MENGHENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2632482322610236134</id><published>2010-05-02T18:59:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T19:00:00.345-07:00</updated><title type='text'>MONITORING AKTIFITAS DI KANTAYA</title><content type='html'>Selama dua pekan menjelang akhir bulan April 2010, telah dilakukan monitoring terhadap aktifitas Pejabat Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur dalam memanfaatkan Kantaya (KANTOR MAYA), fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mewujudkan E-Goverment. &lt;br /&gt;Ir. Kunarso, MP Sekretaris Dinas Perkebunan yang menjalani cuti menjelang purna tugas, memanfaatkan waktu cuti untuk memonitor aktifitas Pejabat Disbun Kaltim melalui jaringan internet dari rumahnya. Parameter yang jadi ukuran dalam monitoring hanya dilakukan terhadap cheking keberadaan, respon terhadap Berita Internal, Forum dan Diskusi. Pemilihan parameter dengan pertimbangan bahwa untuk kegiatan tersebut dapat dengan jelas secara terbuka diketahui oleh berbagai pihak sehingga dapat dicegah adanya subyektifitas dalam penilaian. Sedangkan kegiatan online, chating, penulisan e-mail dan respons terhadap e-mail yang masuk tidak tersimpan sehingga sulit untuk jadi ukuran dalam penilaian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah Kenangan.&lt;br /&gt;Pengumuman hasil monitoring telah dilakukan pada hari Jum'at tanggal 30 April 2010 pada saat apel pagi di halaman Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Jl. MT. Haryono (Rawa Indah) Samarinda. Dari hasil monitoring dapat diketahui nama-nama Pejabat Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur yang aktif memanfaatkan Kantaya selama dua pekan terakhir. Berdasarkan data rekaman aktifitas tersebut yang dapat dicetak dan dihitung adalah cheking keberadaan, penulisan dalam berita internal, forum dan diskusi, maka Sdr. Sukardi, SP, MSi. terpilih sebagai Pejabat dengan frekuensi tertinggi dalam aktifitasnya di Kantaya yang berhak untuk mendapatkan hadiah kenang-kenangan. Hadiah diserahkan oleh Pembina apel saat itu Kepala Bidang Pengembangan Ir. Muhammad Yusuf, MSi. Kesempatan untuk mendapatkan hadiah kenang-kenangan bagi Pejabat lain yang aktif di Kantaya juga ada, karena terbatas hanya satu hadiah maka terpaksa diundi, yang beruntung adalah Siti Juriah dari UPTD P2TP. Hadiah diserahkan oleh Ir. Etnawati, MSi Kepala Bidang Usaha. Peserta apel yang lain bukan hanya menyaksikan penyerahan hadiah untuk mereka yang aktif di Kantaya saja, peserta apel pun mendapatkan kesempatan untuk mendapat hadiah, juga terbatas hanya satu hadiah, setelah diundi maka Sri Istiani dari Subag Keuangan Sekretariat Disbun Kaltim beruntung mendapatkan hadiah yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim Ir. Kunarso, MP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembalian Asset. &lt;br /&gt;Acara dilanjukan dengan penyerahan kembali barang inventaris asset berupa mobil dinas, laptop dan GPS yang selama ini digunakan dalam mendukung kegiatan dinas. Penyerahan asset dilakukan oleh Kunarso yang mengakhiri tugas sebagai PNS 30 April 2010 karena memasuki purna tugas mulai 1 Mei 2010. Dra. Hj. Sitti Rahmi Kasubag Umum Dinas Perkebunan Kaltim yang menerima penyerahan asset tersebut dan akan berusaha terus menerus dalam penertiban asset untuk kepentingan dinas. Pada kesempatan tersebut Kunarso menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap kerabat kerja Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim yang telah saling memberikan nasehat, saran, bantuan dan pertolongan dalam melaksanakan tugas sehari-hari selama ini. Atas segala kekurangan, kekhilafan maupun kesalahan dalam pelaksanaan tugas dan dalam pergaulan sehari-hari Kunarso menyatakan permintaan maaf dan Kunarso pun telah memaafkan semuanya. Kunarso mendoakan, semoga semua pegawai Disbun Kaltim mendapatkan taufiq dan hidayah Allah SWT sehingga sukses menjalankan tugas. Kunarso yang lahir di Madiun tanggal 12 April 1954 bertugas mulai dari Honor di UPP PRPTE Palaran pada tahun 1982 dan terakhir menjadi Sekretaris di Dinas Perkebunan Provinsi Kaltimantan Timur sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu BUP 56 tahun untuk Esselon III mengakhiri tugas sebagai PNS pada Jum'at 30 April 2010 dan memasuki Purna Tugas mulai 1 Mei 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa Syukur. &lt;br /&gt;Rasa syukur diungkapkan oleh Kunarso yang telah dapat mencapai masa akhir tugasnya dengan selamat, sehat wal afiat walaupun masih ada kekurangan tentang hasilnya. Rasa syukur dengan penuh kegembiraan  juga terpancar dari segenap peserta apel karena apa yang dilakukan selama ini ternyata mendapatkan perhatian, mereka berharap agar perhatian kepada mereka untuk masa yang akan datang ditingkatkan. Kegembiraan bertambah ketika selesai acara dapat menikmati hidangan sarapan pagi dengan menu ikan lele hasil panen dari kolam milik Kunarso. Kegiatan memelihara ikan lele dilakukan oleh Kunarso dimulai sejak mengikuti Diklat Persiapan Pensiun pada akhir tahun 2009 yang lalu. Foto bersama menunjukkan keakraban kerabat kerja Disbun Kaltim menutup acara apel pagi.&lt;br /&gt;Selengkapnya baca http://www.kantaya.kaltimprov.go.id/hal_muka/index.php&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2632482322610236134?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2632482322610236134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/05/monitoring-aktifitas-di-kantaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2632482322610236134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2632482322610236134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/05/monitoring-aktifitas-di-kantaya.html' title='MONITORING AKTIFITAS DI KANTAYA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-9134558823054034666</id><published>2010-04-17T06:07:00.000-07:00</published><updated>2010-04-17T06:40:27.311-07:00</updated><title type='text'>CUTI MENJELANG PURNA TUGAS</title><content type='html'>SUNGGUH BEDA. &lt;br /&gt;Boleh jadi ini baru yang pertamakali, setidaknya pada Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim.  Pegawai yang satu ini bukan berupaya untuk meningkatkan intensitas perjalanan dinas, justru cuti menjelang purna tugas.&lt;br /&gt;Itulah Kunarso, Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, yang dilahirkan di Madiun 56 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 12 April 1954. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi Pejabat Esselon III/a dengan Pendidikan S2, maka batas Usia Pensiun (BUP) adalah 56 tahun. Dengan demikian, maka pada tanggal 1 Mei 2010 nanti, jika tidak ada perubahan yang terjadi maka insyaAllah akan memasuki pensiun (purna tugas) dari Pegawai Negeri Sipil.&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan menyongsong purna tugas, mengajukan permohonan cuti terhitung mulai tanggal 16 April 2010. Kunarso berharap, dengan cuti menjelang purna tugas dapat melatih diri membiasakan situasi tidak berangkat ke kantor pagi hari seperti yang dilakukan selama 25 tahun saat mengabdi sebagai Pegawai Negeri. &lt;br /&gt;Ketika rencana cuti disampaikan kepada temannya, banyak yang heran mengapa cuti. Mungkin yang jadi ukuran adalah apa yang telah terjadi selama ini, belum pernah ada pegawai yang cuti menjelang purna tugas. &lt;br /&gt;Do'anya, semoga pengabdian yang telah dilakukan selama ini menjadi amal shaleh yang mendapatkan ridha Ilahi dan memberi manfaat bagi mereka yang memiliki hati suci. Setelah purna tugas nanti, insyaAllah tenaga dan fikirannya akan terus dicurahkan untuk kemajuan negeri dan segenap ummat di muka bumi.&lt;br /&gt;Pesannya kepada para pegawai yang masih aktif setelah ini adalah agar terus meningkatkan prestasi dan selalu berusaha mengembangkan potensi diri.&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT melimpahkan taufiq dan hidayah kepada segenap hambaNya yang selalu berdoa, sehingga sukses menuju kehidupan yang baik di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;http://azkuna.blogspot.com , http://azkun.blogspot.com dan face book: azkun kunarso&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-9134558823054034666?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/9134558823054034666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/04/cuti-menjelang-purna-tugas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9134558823054034666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9134558823054034666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/04/cuti-menjelang-purna-tugas.html' title='CUTI MENJELANG PURNA TUGAS'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2734280429457460526</id><published>2010-04-06T18:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-06T18:45:50.336-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Baju seragam KORPRI kembali menjadi perbincangan hangat terkait dengan adanya isu yang beredar di masyarakat dan media massa tentang adanya penggantian baju seragam KORPRI. Dewan Pimpinan Nasional KORPRI menyikapinya dengan mengirim Surat Edaran yang ditujukan ke Dewan Pengurus  KORPRI  Provinsi dan Kabupaten yang menegaskan bahwa tidak ada perubahan baju seragam KORPRI.  Disisi lain jika diberikan kesempatan untuk memilih, adalah logis jika anggota akan memilih BAJU SERAGAM KORPRI DENGAN MOTIF YANG PENUH ARTI, silahkan baca berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENCERMATI SERAGAM BARU KORPRI&lt;br /&gt;Dari Perisai Garuda Tanpa Bintang sampai dengan Tata Letak Daun Berkarang&lt;br /&gt;Oleh Kunarso (Pemerhati Lambang dan Simbol).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TELAH dua kali baju seragam KORPRI mengalami perubahan, hal ini tak lepas dari keinginan organisasi pegawai ini untuk semakin mandiri, maju dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan pertama pada tahun sembilan puluhan, baju seragam KORPRI yang semula didominasi warna biru dengan gambar rumah di bawah pohon beringin diganti dengan gambar Punokawan yaitu tokoh wayang yang kerjaannya banyak bergurau, serta gambar monyet di hutan. Protes pun bermunculan, sehingga pencetakan kain seragam yang telah dikontrakkan ke Koperasi Batik di Jawa Tengah terpaksa dibatalkan. Koperasi pun dirugikan. Seragam KOPRI lama digunakan lagi. Kini kembali, baju seragam KORPRI mengalami perubahan. Tak jauh beda dengan perubahan yang pertama, perubahan yang kedua inipun mulai terdengar adanya berbagai komentar. Bahkan berita di berbagai media nusantara tak melewatkan tentang adanya reaksi terhadap pembuatan seragam KORPRI yang baru. Di Jawa, seorang Walikota marah karena untuk pembuatan seragam baru membebani anggota KORPRI dengan memotong gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyoal Arti Gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman yang cermat terhadap seragam KORPRI yang baru, tidak mustahil timbul berbagai pertanyaan mendasar tentang arti dan maksud gambar yang ada. Pertanyaan itu adalah wajar, karena sebagian anggota KORPRI masih memiliki jati diri dan tidak mudah untuk mau memakai simbol-simbol yang tidak dimengerti. Apalagi jika mengandung simbol yang bertentangan dengan hati nurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi adanya pergantian seragam ini tidak diawali dengan sosialisasi. Alangkah indahnya, jika rencana perubahan motif seragam didahului dengan menggali masukan dari anggota jika perlu diseminarkan dulu agar ada koreksi bila ada kekeliruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perisai Tanpa Bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dicermati, yang terlihat dari seragam baru KORPRI yaitu adanya gambar Burung Garuda, daun-daunan dan garis saling menyilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Garuda Pancasila Lambang Negara Indonesia, perisai yang tergantung di leher Garuda pada seragam baru KORPRI ternyata kosong, tanpa ada gambarnya, baik bintang, beringin, kepala banteng, rantai maupun padi dan kapas yang sebelumnya dipahami sebagai simbol dari Pancasila. Belum ada penjelasan tentang hilangnya gambar yang menjadi simbol negara itu dari perisai Garuda seragam baru KORPRI, apakah memang demikian menurut keputusan, ataukah ada kesalahan di pencetakan. Mungkinkah hilangnya gambar itu karena diambil untuk menjadi lambang oleh berbagai Partai Peserta Pemilu 2004, atau memang KORPRI yang baru telah demikian berani untuk menyatakan bahwa lambang itu tidak perlu lagi sehingga merasa tidak peduli dan membiarkannya hilang dari dada anggota KORPRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hilangnya gambar bintang dari perisai Burung Garuda, bukan baru kali ini penulis jumpai. Pada tanggal 15 November tahun 2000, ketika Menhutbun saat itu Dr Nur Mahmudi Ismail berada di Gedung Kehutanan, jalan Kusuma Bangsa Samarinda menghadiri suatu acara, segenap undangan yang hadir sempat tertegun saat seorang peserta memberi informasi yang dinilai amat penting sebelum bertanya. Informasi yang disampaikan adalah bahwa pada saat MPR masih terus bersidang menyiapkan amandemen UUD tidak terkecuali membahas dengan hati-hati yang berkaitan dengan lambang negara, ternyata di daerah sudah jauh lebih maju seperti yang terlihat di belakang Bapak Menteri, lambang Burung Garuda itu tanpa bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga Liar Biasa di Belukar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang gambar daun, belum juga ada penjelasan daun apa gerangan sehingga patut dibanggakan dan ditempel di seragam KORPRI untuk dipakai dan dibawa mondar-mandir oleh anggotanya. Alangkah baiknya apabila lambang daun yang dimaksud adalah lambang daun dari tumbuhan produktif dan bernilai tinggi. Jika demikian akan dapat menggambarkan keinginan organisasi ini agar anggotanya mempunyai jiwa yang mulia dan bermanfaat untuk kemajuan negeri. Sebaliknya apabila ternyata bahwa lambang daun itu adalah daun tumbuhan liar, maksimal manfaat yang diperoleh dalah sekadar hiasan penyejuk pemandangan jika dipindah di halaman depan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang tumbuhan ini yang dimaksud, lalu apa gerangan yang dibanggakan dan diambil motivasi sehingga perlu menempel terus di baju seragam KORPRI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tata letak daun, identifikasi suatu tanaman dapat dilakukan. Diketahui ada tumbuhan yang setiap buku batangnya hanya terdapat satu daun saja, ada tumbuhan yang setiap buku batangnya terdapat dua daun yang berhadapan dan ada pula tumbuhan yang setiap buku batangnya terdapat lebih dari dua daun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan yang pada setiap buku batangnya hanya terhadap satu daun dikatakan bahwa tata letak daun yang demikian dinamakan tersebar (folio sparsa). Walaupun dinamakan tersebar, tetapi jika diteliti justru akan kita jumpai hal-hal yang sangat menarik, dan akan ternyata bahwa ada hal-hal yang bersifat beraturan. Dalam hal ini ada rumus daun, sudut divergensi dan deret Fibonacci. Pada berbagai tumbuhan dengan tata letak daun tersebar, kadang-kadang kelihatan daun-daun yang duduk daunnya rapat berjejal-jejal, yaitu jika ruas batangnya amat pendek. Daun yang mempunyai susunan demikian disebut roset (rosula). Ada roset akar, yang berjejal di dekat tanah, misalnya pada lobak (Raphanus sativus L), dan ada roset batang yang rapat berjejal di ujung batang, misalnya pohon kelapa (Cocos nucifera L).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan yang pada setiap buku batangnya terdapat dua daun, letaknya berhadapan (terpisah dengan jarak sebesar 180 derajat) dinamakan tata letak daun berhadapan-bersilang (folio opposita), misalnya pada mengkudu (Morinda citrifolia L).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tumbuhan yang pada setiap bukunya terdapat lebih dari dua daun dinamakan tata letak daun berkarang (folio verticillata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar daun yang terdapat pada baju seragam KORPRI rupanya termasuk tata letak daun berkarang, yaitu pada satu buku batang terhadap lebihd ari dua helai daun, atau tepatnya ada empat helai daun. Daun tumbuhan apakah ada yang demikian, setelah penulis mencoba mencari ternyata tata letak daun yang demikian terdapat pada tumbuhan liar yang sering tumbuh di belukar, berbunga kuning, indah memang, tetapi banyak bergetah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dambakan KORPRI yang Lurus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dambaan untuk menjadikan KORPRI dimasa depan menjadi organisasi mandiri yang bersih dan lurus terkandung dalam sambutan Presiden Megawati pada saat Hari Ulang Tahun KORPRI bulan Desember 2003 yang baru lalu. Diharapkan silang melintang perjalanan KORPRI dimasa lalu yang sering terbawa oleh arus politik saat itu, tidak terulang lagi dimasa yang akan datang, karena jika terus demikian bukan saja merugikan anggotanya tetapi juga merugikan bangsa dan negara. Akan tetapi jika kembali mencermati seragam baru KORPRI, ternyata garis silang melintang amat sangat nyata mendominasi. Akankah suasana silang melintang nantinya masih mewarnai kelanjutan perjalanan KORPRI? Bolehlah kalau kita berharap agar hal itu tidak terjadi.(***)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernah di postkan di Kaltim Post Jumat, 23 Januari 2004&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2734280429457460526?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2734280429457460526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/04/baju-seragam-korpri-kembali-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2734280429457460526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2734280429457460526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/04/baju-seragam-korpri-kembali-menjadi.html' title=''/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2977280594389960733</id><published>2010-03-03T20:17:00.000-08:00</published><updated>2010-03-03T20:21:04.582-08:00</updated><title type='text'>Tanam Perdana Kelapa Sawit PKPRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S481B4JhaKI/AAAAAAAAAPw/m49eUeAHLTk/s1600-h/DSC00228.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S481B4JhaKI/AAAAAAAAAPw/m49eUeAHLTk/s320/DSC00228.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444628780882684066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2977280594389960733?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2977280594389960733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/03/tanam-perdana-kelapa-sawit-pkpri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2977280594389960733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2977280594389960733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/03/tanam-perdana-kelapa-sawit-pkpri.html' title='Tanam Perdana Kelapa Sawit PKPRI'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S481B4JhaKI/AAAAAAAAAPw/m49eUeAHLTk/s72-c/DSC00228.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-1748718393365356403</id><published>2010-03-02T22:24:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T22:26:02.258-08:00</updated><title type='text'>KEBUN KELAPA SAWIT PKPRI KALTIM</title><content type='html'>PEMBANGUNAN KEBUN KELAPA SAWIT PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA KALTIM&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;A. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Pembangunan kebun kelapa sawit mendapat perhatian besar dengan dituangkannya Sejuta Hektar Kelapa Sawit dalam Kaltim Bangkit 2013 sebagai bentuk kesungguhan Gubernur Kalimantan Timur H. Awang Faroek Ishak memanfaatkan kekayaan potensi sumberdaya alam dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bagi segenap anggota masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur.&lt;br /&gt;Secara bertahap dan terencana, pembangunan kebun kelapa sawit melibatkan berbagai pihak para pelaku usaha termasuk para petani dengan kelompok taninya, Perkebunan Besar Milik Negara maupun  Perusahaan Besar Milik Swasta, dan bahkan juga para Pegawai Negeri  Sipil dan TNI POLRI yang tergabung didalam wadah Koperasi.&lt;br /&gt;Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kaltim dengan Ketuanya  Ir. H. Irianto Lambrie, MM.  menangkap peluang yang ada dengan menjalin  kemitraan yang pertamakali dirintis dalam pembangunan kebun kelapa sawit  bersama perusahaan perkebunan yang telah berkembang  yaitu PT Karyanusa Eka Daya (Astra Agro Lestari Group).  Pembangunan kebun kelapa sawit PKPRI Kaltim pertama kali di bangun di atas lahan yang berada dalam penguasaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terletak di Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur.&lt;br /&gt;Diharapkan dengan adanya kebun kelapa sawit PKPRI ini nantinya dapat menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan  bagi segenap pegawai yang menjadi anggotanya sehingga  mendorong untuk lebih berprestasi dalam bekerja dan  kian jauh dari  perilaku korupsi yang tercela.  Lebih dari itu, dengan semaraknya usaha yang tergabung dalam wadah koperasi, pada saatnya nanti dapat menjadikan Provinsi Kalimantan Timur sebagai Provinsi Koperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. RIWAYAT KEBUN&lt;br /&gt;Lokasi kebun kelapa sawit  kemitraan PKPRI Kaltim dengan PT Karyanusa Eka Daya dibangun di atas lahan  seluas 500 hektar eks PTP VI terletak de Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kab. Kutim, semula di lokasi ini pernah dibangun kebun induk sebagai sumber bibit kelapa hybrida kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Jerman untuk mensuplay keperluan bibit dalam pembangunan kebun kelapa hybrida di  Trans IV Muara Wahau.&lt;br /&gt;Selain di tanam Kelapa Nias yang menjadi induk untuk Kelapa Hybrida, juga ada tanaman kelapa sawit, karet, cengkeh, kakao dan kopi. Kebun  yang semula dibangun dengan nilai awal    Rp. 286.159.96,12- pada tahun 1984 kemudian kurang terawat dengan tidak dilanjutkannya pengembangan kelapa hybrida di Muara Wahau sehingga mengalami penyusutan dengan nilai asset yang hanya tersisa sebesar Rp. 81.809.008,10 pada tahun 1994 yang kemudian diserahkan kepada Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 1995.  Pemeliharaan kebun selanjutnya dilakukan dari tahun 1995 sampai dengan 1998 oleh Dinas Perkebunan  Provinsi Kalimantan Timur dengan kegiatan Proyek Intensifikasi Perkebunan (APBD I).   Pemeliharaan kebun ternyata kemudian tidak dapat berlanjut dan membuat tanaman cengkeh, kakao dan kopi mengalami kematian, sedangkan tanaman kelapa sawit dan karet tumbuh tidak terawat dan menjadi sarang oerganisme pengganggu tanaman.&lt;br /&gt;Dorongan Gubernur Kalimantan Timur agar para pegawai ikut berpartisipasi mensukseskan pembangunan Sejuta Hektar Kelapa Sawit di Kaltim memunculkan ide        Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur Dr. Ir. H.M. Nurdin, MT untuk mengirim surat usulan pemanfaatan lahan dalam penguasaan Pemrov Kaltim ini menjadi kebun bagi Pegawai.  Respon positif dari Gubernur dituangkan dalam surat tertanggal 24 Februari 2010 nomor 525.33/1071/Disbun/2010 perihal Persetujuan pengelolaan eks kebun PTP VI di Desa Marah Haloq, Kab. Kutim  kepada PKPRI Provinsi Kalimantan Timur untuk membangun kebun kelapa sawit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. TANAM PERDANA&lt;br /&gt;Acara Tanam  Perdana pembangunan kebun Kelapa Sawit PKPRI Kaltim dirangkai dalam Kunjungan Kerja  Gubernur Kalimantan Timur  beserta Rombongan ke Wilayah Utara pada hari Selasa tanggal  2 Maret 2010. Sebagai tindak lanjut dari  acara tanam perdana  maka  akan dilakukan pekerjaan penanaman selanjutnya sampai dengan selesai di lokasi potensial ini,  bersamaan dengan itu kesepakatan bentuk kerjasama dalam  pembiayaan, pengelolaan kebun, sampai dengan pengolahan  dan pemasaran produksinya  akan diwujudkan dalam suatu surat perjanjian antara PKPRI Kaltim dan PT Karyanusa Eka Daya  dengan penuh semangat  kebersamaan bagi keuntungan kedua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. PENUTUP&lt;br /&gt;Upaya bersama dari segenap pihak untuk mewujudkan Sejuta Hektar Kelapa Sawit di Kaltim mempercepat tercapainya kesejahteraan rakyat.  (http://azkun.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-1748718393365356403?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/1748718393365356403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/03/kebun-kelapa-sawit-pkpri-kaltim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/1748718393365356403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/1748718393365356403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/03/kebun-kelapa-sawit-pkpri-kaltim.html' title='KEBUN KELAPA SAWIT PKPRI KALTIM'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2576522903151096812</id><published>2010-01-14T17:01:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T22:36:21.052-08:00</updated><title type='text'>MENYIKAPI FENOMENA ALAM GERHANA</title><content type='html'>Gerhana Matahari Cincin 15 January 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jumat, tanggal 15 January 2010 terjadi gerhana matahari yang kebetulan melewati Indonesia. Gerhana matahari kali ini bukan gerhana matahari total, tetapi gerhana matahari cincin. Namun gerhana kali ini dapat dinikmati oleh kita yang tinggal di Sumatra, Jawa Barat- Jawa Tengah dan Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan gerhana matahari cincin ini akan optimum hanya terlihat di Srilangka dan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang disarankan oleh Muhammadiyah, diharapkan kaum muslimin untuk menyelenggarakan Sholat gerhana pada waktu kejadian fenomena ini.&lt;br /&gt;Bagaimana gerhana matahari itu terjadi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana matahari itu terjadi akibat bulan berada segaris dengan matahari, sehingga cahaya matahari tertutupi oleh bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana hari Jumat hari ini 15 Januari 2010 merupakan gerhana anular (gerhana matahari cincin). Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada jauh dari bumi sehingga piringannya terlihat kecil dan tidak dapat menutupi seluruh piringan matahari. Piringan matahari yang tertutup oleh piringan Bulan hanya bagian tengahnya saja, sehingga bagian pinggir matahari tidak tertutup. Oleh karena itu piringan matahari akan terlihat dari muka bumi seperti lingkaran cincin yang bercahaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa gerhana memang saat ini mudah sekali diramalkan karena pengetahuan astronomi sudah sangat berkembang serta alat-alat pengukuran dan pengamatannyapun sudah semakin canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianjurkan bagi kaum Muslimin melaksanakan Shalat sunat ketika terjadi gerhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;OLEH : MUHAMMAD ALI ALHAMIDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. MACAM-MACAM GERHANA :&lt;br /&gt;1. Gerhana matahari ( kusuf )&lt;br /&gt;2. Gerhana bulan ( khusuf )&lt;br /&gt;B. TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;1. Sebelum shalat gerhana, diadakan penggilan dengan ucapan as shalatu jami’ah”. Tanpa adzan dan iqamat.&lt;br /&gt;خـســفـت الـشــمـس عـلى عــهـد رسـول الله صـلى الله عـلـيــه و ســلـم فـبــعـث مـنــاديـا الـصــلاة جــامـعــة&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjamaah ! ) ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;2. Shalat gerhana dilukakan sebanyak dua raka’at.&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيـه و سـلـم فـبعـث مـنـاديـا الـصـلاة جـامـعـة فـقــام فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjama’ah ). Lantas beliau berdiri, lalu beliau shalat dengan empat kali ruku’ dalam dua raka’at dengan empat kali sujud ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;3. Bacaan surah atau ayat dinyaringkan.&lt;br /&gt;صـلـى صـلاة الـكـسـوف فـجـهـر فـيـهــا بـالـقـراءة&lt;br /&gt;Nabi shalat gerhana, lalu beliau nyaringkan bacaan padanya ( H.R. Tirmidzi dan beliau mengesahkannya dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;4. Pada setiap raka’at shalat gerhana dilakukan :&lt;br /&gt;a. Dua kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat empat kali ruku’ dalam dua raka’at dan empat kali sujud ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;b. Tiga kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى سـت ركـعـات بـاربـع سـجـدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat enam kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Jabir )&lt;br /&gt;c. Empat kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;صـلـى ثـمـانـى ركـعـات فـى اربـع ستجــدات&lt;br /&gt;Beliau saw. shalat delapan kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim, Abu Daud dan Nasa-i dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d. Lima kali ruku’ dan dua kali sujud&lt;br /&gt;وركـع خـمـس ركـوعـات و سـجــدتـيـن&lt;br /&gt;Dan beliau ruku lima kali dengan dua kali sujud ( H.R. Abu Daud dan Abdullah bin Ahmad dalam al Musnad dari Ubay bin Ka’ab r.a. )&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Yang sering diamalkan adalah tatacara ruku’ yang pertama ( a ), yaitu setiap raka’atnya ada dua kali ruku’ dan dua kali sujud. Atau dalam dua raka’at ada empat kali ruku’ dan empat kali sujud&lt;br /&gt;5. Tatacara ruku’ shalat gerhana :&lt;br /&gt;a. Dua ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku lagi ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri lagi ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;b. Tiga ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;c. Empat ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;d. Lima kali ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzilir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 5 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;فـقــام فـكــبـر و صـف الـنـاس وراءه فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـقـراءة الاولى ثـم رفـع رأسـه فـقـال سـمـع الله لـمـن حـمـده ربـنـا و لـك الـحــمـد ثـم قـام فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة هي ادنـى مـن الـقـراءة الاولـى ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـكـوع الاول ثـم قـال سـمع الله لـمن حـمـده ربـنـا و لـك الـحـمـد ثـم سـجــد&lt;br /&gt;Maka beliau saw. berdiri lalu bertakbir dan orang-orang berbaris di belakangnya. Lalu beliau membaca surah yang panjang. Kemudian beliau ruku’ yang panjang yang lebih pendek daripada bacaan surah pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian beliau mengangkat kepalanya sambil membaca sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu, kemudian terus berdiri lalu membaca surah/ayat panjang yang lebih pendek daripada bacaan surah/ayat pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian bertakbir lalu ruku’ yang lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian mengucap sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu. Kemudian beliau sujud …. ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;6. Panjang atau lamanya waktu dalam mengerjakan shalat gerhana :&lt;br /&gt;a. Raka’at pertama lebih panjang daripada raka’at kedua.&lt;br /&gt;b. Bacaan Al Fatihah dan surah di raka’at pertama diakukan seukuran bacaan surah Al Baqarah&lt;br /&gt;c. Ruku’ dan sujud dilakukan relatif lama&lt;br /&gt;d. Berdiri setelah ruku pertama lebih pendek daripada berdiri sebelum ruku’. Dan berdiri setelah ruku berikutnya lebih pendek daripada berdiri setelah ruku’ sebelumnya&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيــه و سـلـم فـقـام قـيـامـا طـويـلا نحـوا مـن سـورة الـبـقـرة ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوع الاول و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم قـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم انصـرف&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. Lalu beliau berdiri ( shalat ) yang lama seukuran surah Al Baqarah. Kemudian beliau ruku’ yang lama. Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( sebelum ruku’ ), kemudian beliau sujud. Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( raka’at pertama ). Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama ( di raka’at pertama ). Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama. Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian beliau sujud. Serta kemudian beliaupun salam ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Abbas )&lt;br /&gt;7. Setelah shalat diadakan khutbah&lt;br /&gt;ثـم قـام فـخـطـب الـنـاس فـاثـنـى عـلـى الله بـمـا هـو اهــلـه&lt;br /&gt;Kemudian beliau saw. berdiri, lalu berkhutbah kepada orang banyak sambil menyanjung kepada Allah sesuai dengan kelayakan yang Dia miliki ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Amaliyah-amaliyah yang diperintahkan/dianjurkan ketika terjadi gerhana :&lt;br /&gt;a. Segera melaksanakan shalat gerhana dengan berjama’ah&lt;br /&gt;فـاذا رايأتــمـوهـمــا فـافــزعـوا الـى الـصــلاة&lt;br /&gt;Bila kamu melihat terjadinya dua gerhana tersebut, maka bersegeralah menuju shalat ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;b. Banyak berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـمــوهـمــا فـادعـوا الله تـعــالـى و صــلـوا&lt;br /&gt;Bila kamu meliahat kejadian dua gerhana tersebut maka segeralah berdoa kepada Allah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Mughirah r.a. )&lt;br /&gt;c. Banyak berdzikir kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم ذلـك فـاذكـروا الله&lt;br /&gt;Bila kamu melihat yang demikian itu ( gerhana ), maka berdzikirlah kepada Allah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d. Banyak beristighfar kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم شـيــئـا مـن ذلـك فـافــزعـوا الـى ذكـر الله و دعــائه و اســتـغـفــاره&lt;br /&gt;Bila kamu melihat sesuatu dari yang demikian ( gerhana ), maka segeralah berdzikir kepada Allah, berdoa kepadaNya dan beristighfar ( minta ampun ) kepadaNya ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Musa r.a. )&lt;br /&gt;e. Banyak bersedekah&lt;br /&gt;f. Banyak bertakbir&lt;br /&gt;فـادعـوا الله و كـبـروا و تـصـدقـوا و صـلـوا&lt;br /&gt;Maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, bersedekahlah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;g. Memerdekakan hamba sahaya ( budak )&lt;br /&gt;لـقــد امـر رسـول الله صألـى الله عـلـيــه و سـلـم بـالعـتــاقـة فـى كـســوف الـشـمــس&lt;br /&gt;Sesungguhnya Rasulullah saw. menyuruh memerdekakan hamba sahaya disaat gerhana matahari ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Asma’ binti Abu Bakar )&lt;br /&gt;9. Tadabbur ( renungan ) tentang gerhana :&lt;br /&gt;a. Gerhana matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang selalu terjadi di alam semesta ini&lt;br /&gt;b. Terjadinya gerhana adalah karena kekuasaan Allah, bukan karena hidup atau matinya seseorang&lt;br /&gt;c. Jangan mengaitkan gerhana dengan syirik, khurafat atau dongeng seperti menganggap terjadinya gerhana karena matahari atau bulan sedang ditelan oleh seekor naga atau binatang besar&lt;br /&gt;ان الـشــمـس و الـقــمـر آيـتــان مـن آيــات الله لا يـنـكــسـفــان لـمــوت احــد و لا لـحــيـاتـه&lt;br /&gt;Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana tidak terjadi pada keduanya karena kematian atau hidupnya seseorang ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Al Mughirah bin Syu’bah )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2576522903151096812?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2576522903151096812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/menyikapi-fenomena-alam-gerhana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2576522903151096812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2576522903151096812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/menyikapi-fenomena-alam-gerhana.html' title='MENYIKAPI FENOMENA ALAM GERHANA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-6763017510328206153</id><published>2010-01-09T05:17:00.000-08:00</published><updated>2010-01-09T05:22:26.859-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iClS5D6DI/AAAAAAAAAPQ/DNDpTf-xuKk/s1600-h/DSC00255.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iClS5D6DI/AAAAAAAAAPQ/DNDpTf-xuKk/s320/DSC00255.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424729328405702706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iClPu6tKI/AAAAAAAAAPI/dyIQeKwrcEM/s1600-h/DSC00160.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iClPu6tKI/AAAAAAAAAPI/dyIQeKwrcEM/s320/DSC00160.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424729327557850274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iCkvus1-I/AAAAAAAAAPA/o-bWmnHbEx0/s1600-h/DSC00008.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iCkvus1-I/AAAAAAAAAPA/o-bWmnHbEx0/s320/DSC00008.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424729318967007202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-6763017510328206153?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/6763017510328206153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/blog-post_09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/6763017510328206153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/6763017510328206153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/blog-post_09.html' title=''/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iClS5D6DI/AAAAAAAAAPQ/DNDpTf-xuKk/s72-c/DSC00255.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5897673255454199009</id><published>2010-01-09T05:08:00.000-08:00</published><updated>2010-01-09T05:10:42.491-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iAQYWOeWI/AAAAAAAAAO4/UVUW3CXy8Us/s1600-h/DSC00160.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iAQYWOeWI/AAAAAAAAAO4/UVUW3CXy8Us/s320/DSC00160.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424726770069698914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5897673255454199009?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5897673255454199009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5897673255454199009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5897673255454199009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/blog-post.html' title=''/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/S0iAQYWOeWI/AAAAAAAAAO4/UVUW3CXy8Us/s72-c/DSC00160.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2010244699318518996</id><published>2010-01-09T04:20:00.000-08:00</published><updated>2010-01-09T04:28:09.306-08:00</updated><title type='text'>PENGAJIAN DI ISLAMIC CENTER 10-1-2010</title><content type='html'>InsyaAllah, Pengajian di Islamic Center Kaltim Ji Slamet Riyadi Samarinda, pada hari Ahad 25 bulan Muharram tahun 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 10 Januari 2010 Miladiyah mulai pukul 08.00 WITA, bertindak sebagai penceramah Bapak Prof. Dr. H.M. Din Syamsudin dari Jakarta.&lt;br /&gt;Diharapkan kepada kaum Muslimin di Samarinda dan sekitarnya berkenan hadir pada acara tersebut, semoga bermanfaat dan mendapat ridha Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2010244699318518996?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2010244699318518996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/pengajian-di-islamic-center-10-1-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2010244699318518996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2010244699318518996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2010/01/pengajian-di-islamic-center-10-1-2010.html' title='PENGAJIAN DI ISLAMIC CENTER 10-1-2010'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-4673179983386162141</id><published>2009-12-31T17:23:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T22:02:49.459-08:00</updated><title type='text'>PILKET RT 44 LOA BAKUNG  3 JANUARI 2010</title><content type='html'>RT 44 Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 3 Januari 2009 akan menyelenggarakan pemilihan Ketua RT karena masa jabatan ketua RT yang ada saat ini telah berakhir. Rencana pelaksanaan pemilihan ketua RT akan dilaksanakan seperti tiga kali sebelumnya di lingkungan RT ini yang selalu dimulai dengan mengadakan penjaringan calon dan kemudian dilaksanakan pemilihan ketua RT dengan melakukan pencoblosan tanda gambar layaknya Pemilu. Masing-masing kepala keluarga mendapat undangan dan berhak memberikan satu suara dalam PILKET RT.&lt;br /&gt;Proses seperti itu telah dilakukan mulai tahun 2000 yang lalu, pada saat itu pelaksana tugas Ketua RT Ir. Kunarso menggantikan ketua RT sebelumnya M. Abmrin yang pindah alamat rumah tinggalnya. Pada waktu pemilihan berlangsung dari tiga calon yang ada, Kunarso terpilih jadi Ketua RT definitif, kemudian pada saat masa jabatan Ketua berakhir pada tahun 2003 di adakan lagi pemilihan Ketua RT dan Kunarso terpilih kedua kalinya. Ketika masa jabatan kedua berakhir, diadakan pemilihan lagi pada tahun 2006 dengan proses yang sama dan Kunarso yang sudah dua kali menduduki jabatan Ketua RT sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kunarso tidak ikut sebagai calon, maka dari tiga calon yang dipilih saat itu Sriyono memperoleh suara terbanyak dan jadi KEtua RT.&lt;br /&gt;Pemilihan Ketua RT 44, selalu mendapat perhatian media masa karena dapat menjadi contoh bagi RT lainnya sekaligus sebagai latihan bagi warga menyongsong Pemilu agar terbiasa dengan pilihan berbeda.&lt;br /&gt;Kebiasaan baik yang telah berlangsung berturut–turut itu, oleh Ketua RT yang ada saat ini Sriyono, ingin diadakan lagi dan ketika masa jabatan Sriyono berakhir segera menyiapkan Panitia Pemilihan dengan Balya sebagai Ketua dan Fahri sebagai Sekretaris.&lt;br /&gt;Panitia telah mulai persiapannya, penjaringan sudah berlangsung dan calon sebanyak lima orang akan dipilih pada hari Ahad tanggal 3 Januari 2010.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan proses dan hasil pemilihan Ketua RT nantinya menjadi pertanyaan bagi segenap warga yang kini menunggunya. Semoga Allah SWT melimpahkan berkahnya sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar. Media masa, baik TV, Radio, media cetak dan elektronik mendapat kesempatan untuk dapat meliput jalannya acara. InsyaAllah pemberitaannya akan bermanfaat bagi masyarakat yang ingin melihat PILKET RT yang berlangsung unik mengadopsi Pemilu di negeri ini.&lt;br /&gt;http://azkun.blogspot.com Email : azkun@plasa.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-4673179983386162141?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/4673179983386162141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/12/pilket-rt-44-loa-bakung-3-januari-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4673179983386162141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4673179983386162141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/12/pilket-rt-44-loa-bakung-3-januari-2010.html' title='PILKET RT 44 LOA BAKUNG  3 JANUARI 2010'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5114552089233206501</id><published>2009-09-25T23:49:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T23:57:49.255-07:00</updated><title type='text'>BURUNG, DITANGAN JAMAAH IED NURUL HUDA LOA BAKUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sr27KW3wVAI/AAAAAAAAAJ4/0bIRjASxxaY/s1600-h/burung.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sr27KW3wVAI/AAAAAAAAAJ4/0bIRjASxxaY/s320/burung.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385666516017501186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5114552089233206501?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5114552089233206501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/09/burung-ditangan-jamaah-ied-nurul-huda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5114552089233206501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5114552089233206501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/09/burung-ditangan-jamaah-ied-nurul-huda.html' title='BURUNG, DITANGAN JAMAAH IED NURUL HUDA LOA BAKUNG'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sr27KW3wVAI/AAAAAAAAAJ4/0bIRjASxxaY/s72-c/burung.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5933545533212434202</id><published>2009-09-25T23:42:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T23:48:31.721-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IEDUL FITRI'/><title type='text'>KHUTBAH IEDUL FITRI 1430 H, DI MASJID NURUL HUDA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sr24pQQZjXI/AAAAAAAAAJw/SVS9zAoz8pE/s1600-h/DSC00169.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sr24pQQZjXI/AAAAAAAAAJw/SVS9zAoz8pE/s320/DSC00169.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385663748282879346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5933545533212434202?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5933545533212434202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/09/khutbah-iedul-fitri-1430-h-di-masjid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5933545533212434202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5933545533212434202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/09/khutbah-iedul-fitri-1430-h-di-masjid.html' title='KHUTBAH IEDUL FITRI 1430 H, DI MASJID NURUL HUDA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sr24pQQZjXI/AAAAAAAAAJw/SVS9zAoz8pE/s72-c/DSC00169.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-8092633027877875574</id><published>2009-09-25T23:04:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T23:09:11.200-07:00</updated><title type='text'>SHALAT IED, DAPAT BURUNG</title><content type='html'>Shalat Ied di Masjid Nurul Huda Loa Bakung: &lt;br /&gt;JAMAAH YANG BERUNTUNG DAPAT BURUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHALAT Iedul Fitri  yang berlangsung di Masjid Jami’ Nurul Huda Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda, Ahad 1 Syawwal 1430 Hijriyah bertepatan dengan 20 September 2009 Miladiyah dilaksanakan di bangunan baru yang masih belum selesai. Tak kurang dari 1250 jamaah yang hadir tampak gembira menggemakan takbir, tahlil dan tahmid  sambil menyaksikan bangunan megah yang mereka idamkan bersama.&lt;br /&gt;   Laporan Badan Pengelola Masjid yang disampaikan oleh Sekretaris Umum Kunarso menyebutkan bahwa dana yang terkumpul dan digunakan untuk pembangunan masjid telah mencapai lebih dari satu milyard. Terkait dengan itu, disampaikan ucapan terimakasih kepada segenap jamaah dan dermawan yang telah berpartisipasi menginfaqkan sebagian hartanya untuk mendukung pembangunannya dan diharapkan partisipasi lebih lanjut agar bangunan masjid baru dapat diselesaikan. Bangunan masjid baru yang representatif tersebut dibangun untuk memenuhi aspirasi jamaah dan masyarakat untuk menggantikan masjid tua yang sejak lama berada di tebing sungai dan rawan longsor.  Masjid baru yang dirancang mengikuti arsitektur modern masa kini, dibangun permanen berlantai dua dengan konstruksi beton bertulang, nantinya bisa jadi merupakan bangunan megah dan indah yang pertama kali terlihat jelas ketika memasuki Kota Samarinda melalui Jembatan Mahakam Ulu.&lt;br /&gt;   Drs. H.M. Husni Thamrin, Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung  yang bertindak sebagai khatib  dalam khutbahnya dengan judul “Reorientasi Merayakan Iedul Fitri Berdasarkan Rangkaian Kalimat Takbir”  berpesan agar tradisi penyambutan Iedul Fitri tidak terlalu jauh tenggelam dalam budaya materialistik yang  menonjolkan kemewahan pakaian, kelezatan makanan dan minuman.  Sebaliknya, perlu secara perlahan menggantikannya dengan budaya yang dapat memotivasi untuk meningkatkan takwa, yaitu meningkatkan nilai hidup, baik materi maupun immateri.&lt;br /&gt;   Khatib juga mengemukakan betapa pentingnya Dua Kalimat Syahadat sehingga Allah SWT mewajibkan kepada Ummat Muslim untuk mengucapkannya berulangkali dalam sehari semalam, untuk itu perlu memahami artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIHAD DALAM ISLAM  &lt;br /&gt;   Menyikapi adanya berita yang marak akhir-akhir ini terkait dengan terjadinya pengeboman oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan jihad dan Islam, khatib menjelaskan bahwa Islam adalah agama Allah yang “Syumul” mencakup segala aspek dan semua bidang kehidupan.  Jihad dalam arti berperang melawan orang kafir yang sedang memerangi kaum muslimin, hanyalah salah satu bagian dari ajaran Islam, masih banyak lagi ajaran Islam selain jihad.&lt;br /&gt;   Dijelaskan lebih lanjut, bahwa jihad dalam arti yang luas adalah mengerahkan segala tenaga, kesempatan dan kekuatan untuk mencapai sesuau tujuan,  termasuk dalam pengertian ini adalah berperang melawan musuh (jihad/Qital), menuntut ilmu, mencari solusi mengatasi problema ummat (Ijtihad).  mengerahkan segala upaya fisik, mental, perasaan dan estetika dalam mengolah rasa dan jiwa (bathin).  Dengan jihad yang demikian diharapkan seorang muslim dapat terhindar dari penyakit bathin seperti riya, sombong, benci, dengki, iri dan berbagai sifat buruk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PULANG BAWA BURUNG&lt;br /&gt;   Kejadian ini boleh jadi yang pertama di Samarinda, bahkan mungkin di Indonesia yaitu ketika khutbah sedang berlangsung, datang seekor burung perkutut menghampiri seorang jamaah wanita dan bertengger dipangkuannya.  Entah apa yang dikehendaki oleh burung, yang jelas ketika burung tersebut ditangkap oleh jamaah wanita tempatnya bertengger, sama sekali tidak ada perlawanan untuk menghindar. Bahkan yang terjadi  justru sebaliknya,  burung tersebut menunjukkan kegembiraannya saat dibawa pulang oleh wanita beruntung tersebut yang tidak lain adalah istri H.M. Husni Thamrin yang kebetulan menjadi Khatib Ied pagi itu.&lt;br /&gt;   Menyikapi adanya kejadian langka ini, HM  Husni Thamrin (Ketua Umum) didampingi oleh Kunarso (Sekretaris Umum) Badan Pengelola Masjid Jami’ Nurul Huda berpesan agar tidak salah menafsirkan, walaupun ini suatu kejadian langka adalah merupakan suatu kejadian yang tidak mustahil dapat  terjadi lagi lain kali, kapan jasa dan di mana saja.  InsyaAllah.&lt;br /&gt;Info lengkap buka: http://azkun.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-8092633027877875574?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/8092633027877875574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/09/shalat-ied-dapat-burung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/8092633027877875574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/8092633027877875574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/09/shalat-ied-dapat-burung.html' title='SHALAT IED, DAPAT BURUNG'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-1878489464105177878</id><published>2009-02-17T06:52:00.001-08:00</published><updated>2009-02-17T06:53:58.206-08:00</updated><title type='text'>KANDUNGAN CERITA HONOCOROKO</title><content type='html'>KANDUNGAN CERITA HONOCOROKO&lt;br /&gt;(Penjaga dan Pembawa Pesan yang Menjadi Korban)&lt;br /&gt;Oleh : Kunarso *)&lt;br /&gt;KANDUNGAN cerita dalam kaitan nama Aksara Jawa yang sering disebut sebagai “HONOCOROKO”, memiliki makna yang bernilai tinggi, mengingatkan kita semua untuk selalu membangun dan memelihara komunikasi agar terhindar dari salah persepsi dalam memberi, menjaga dan membawa pesan sehingga dapat dicegah dan dihindari adanya pertengkaran dan permusuhan yang dapat merugikan berbagai pihak.&lt;br /&gt;Nama Honocoroko sendiri diambil dari baris pertama dalam deretan Aksara Jawa, yang lengkapnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HO NO CO RO KO&lt;br /&gt;DO TO SO WO LO&lt;br /&gt;PO DHO JO YO NYO&lt;br /&gt;MO GO BO TO NGO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh Aksara Jawa yang tersusun dalam empat baris itu dalam sejarahnya memiliki muatan cerita :&lt;br /&gt;Ono Caroko = ada utusan (abdi setia)&lt;br /&gt;Doto Sawolo = saling berseteru&lt;br /&gt;Podho Joyonyo = sama-sama sakti&lt;br /&gt;Mogo Bothongo=Keduanya jadi bangkai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam cerita, adalah seorang Satria namanya Ajisaka yang tinggal di sebuah pulau terpencil bersama dua orang abdi setianya, yaitu Dora dan Sembodo. Pada suatu hari Ajisaka bertekad untuk memperbaiki hidupnya dengan hijrah pergi ke ibukota kerajaan. Dora diajak ikut, sedangkan Sembodo tetap ditinggal di pulau dengan dititipi sebuah keris. Ajisaka berpesan agar keris tersebut dijaga dan disimpan, jangan sampai diberikan kepada orang lain. Sebagai abdi yang setia, maka pesan itupun diterima dan disanggupinya dengan tekad akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;Kemudian setelah sekian lama, berbagai liku-liku perjalanan hidup dilaluinya, Ajisaka sukses menjadi Raja. Ketika itu, Ajisaka memerasa perlu untuk mengambil kerisnya, maka diutuslah Dora untuk menemui Sembodo guna meminta kembali keris yang dititipkan.Apa yang terjadi kemudian, sungguh diluar dugaan, kedua abdi yang setia, thaat dan sangat hormat itu merasa berada pada posisi yang berseberangan. Masing-masing abdi tidak ingin melanggar dan mengabaikan pesan Ajisaka. Sulitnya, kondisi pada saat itu tidak memungkinkan untuk berkomunikasi kembali sehingga masing-masing tetap berpegang teguh pada pesan awal yang diterimanya.Ketika Dora datang menyampaikan pesan Ajisaka yang mengutusnya untuk mengambil keris, maka Sembodo tidak mau menyerahkan keris tersebut. Sikap ini adalah sesuai dengan pesan yang diterima sebelumnya. Kedua Abdi setia itupun saling bersikukuh melaksanakan pesan Ajisaka, yang satu tidak mau memberikan keris yang dititipkan Ajisaka kepadanya, sementara itu yang satu lagi bertekat tidak akan kembali kepada Ajisaka yang kini menjadi Raja sebelum keris dibawa serta.Pertengkaranpun terjadi tak terhindarkan lagi. Kedua abdi saling memperebutkan keris dengan mengeluarkan tenaga, kemampuan dan kesaktian yang dimilikinya untuk merebut dan membela diri. Kekuatan keduanya berimbang, tidak ada yang mau mengalah dan akhirnya keduanyapun jadi korban, tewas menjadi bangkai tertusuk keris.Adapun pelajaran berharga dari cerita yang penuh makna itu adalah betapa penting dan perlunya membangun serta memelihara komunikasi antar berbagai pihak sejak dini secara rutin maupun berkala, terus-menerus dan tidak terhenti.Lebih-lebih pada era modern seperti sekarang ini, ketika alat komonikasi sudah semakin canggih dan hampir tak terhalangi, sungguh amat sayang jika masih ada pihak yang belum paham, tidak mengerti dan tidak mau belajar teknologi informasi.&lt;br /&gt;Penegakan disiplin kehadiran pegawai yang belakangan ini menggunakan alat deteksi sidik jari sebagai perekam data kehadiran pegawai, tidak mustahil pada saatnya nanti dapat menimbulkan perbedaan persepsi. Apalagi jika petugas yang menangani kurang memahami makna hakiki dari penggunaan alat pendeteksi yang masih perlu dikonformasi dengan fakta sebenarnya yang terjadi. Bisa jadi, ada pegawai yang pada suatu hari sudah hadir dan bekerja tetapi karena sesuatu hal baik karena lupa atau karena ada hal lain tidak atau terlambat menempelkan jari. Jika hanya mengandalkan data mati dan tidak disertai komunikasi, maka keputusan salah akan dapat terjadi, yaitu memotong uang insentif pegawai yang dianggapnya mangkir atau terlambat tidak permisi.&lt;br /&gt;Begitu pula, ketika Gubernur Kaltim menaruh perhatian besar dalam penegakkan hukum berkaitan dengan pemberantasan korupsi, bersamaan dengan itu juga menghendaki adanya suasana kondusif bagi pegawai dalam melaksanakan tugas sehari-hari, maka dibentuklah KORMONEV (Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi). Wakil Gubernur sebagai ketua Kormonev dengan beberapa anggotanya bertugas untuk mengawasi, mencermati, meneliti, mendalami semua laporan yang masuk terkait korupsi. Laporan akan dievaluasi, jika memang ada bukti kuat maka akan ditindak lanjuti. Apabila terbatas pada administrasi akan ditindak lanjuti Bawasprov, sedangkan yang memang benar ada tindak pidana maka ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian, Kejaksaan atau KPK. Gubernur berpesan agar pegawai yang dipanggil KPK, Kejaksaan atau Polisi mendapatkan ijin dari Gubernur. Yang diperlukan kemudian adalah kejelasan aturan agar tidak terjadi salah persepsi bagi aparat pelaksananya. Intinya, komunikasi perlu diperjelas, terus berlanjut, tidak terhenti.&lt;br /&gt;InsyaAllah dengan komunikasi yang terus berlanjut dipelihara dan diperbaharui, dapat dicegah jatuhnya korban yang merugikan berbagai pihak, baik pemberi, penjaga, penerima dan pembawa pesan, termasuk aparat penegak hukum yang mendapat pesan dan bertugas mengamankan pelaksanaan undang-undang dan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur. &lt;a href="http://loabakungceriablogspot.com/"&gt;http://loabakungceriablogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-1878489464105177878?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/1878489464105177878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/02/kandungan-cerita-honocoroko.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/1878489464105177878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/1878489464105177878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/02/kandungan-cerita-honocoroko.html' title='KANDUNGAN CERITA HONOCOROKO'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2775458666040351815</id><published>2009-01-17T11:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-17T11:46:26.582-08:00</updated><title type='text'>GERHANA TAHUN 1430 HIJRIYAH - 2009 M</title><content type='html'>MENYIKAPI FENOMENA ALAM GERHANA&lt;br /&gt;GERHANA MATAHARI CINCIN&lt;br /&gt;Senin, 26 Januari 2009 Miladiyah       = 29 Muharram 1430 Hijriyah&lt;br /&gt;Gerhana mulai         pukul 11.56 WIB = 12.56 WITA&lt;br /&gt;Mulai Gerhana Cincin  pkl 13.03 WIB = 14.03 WITA&lt;br /&gt;Tengah Gerhana       pukul 14.59 WIB = 15.59 WITA&lt;br /&gt;Akhir Gerhana Cincin   pkl 16.55 WIB = 17.55 WITA&lt;br /&gt;Gerhana berakhir     pukul  18.01 WIB = 19.01 WITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GERHANA BULAN PENUMBRAL&lt;br /&gt;Senin, 9 Februari 2009 Miladiyah        = 15 Safar 1430 Hijriyah&lt;br /&gt;Gerhana mulai       pukul 19.37 WIB   =  20.37 WITA&lt;br /&gt;Tengah Gerhana    pukul  21.38 WIB  =  22.38 WITA&lt;br /&gt;Gerhana berakhir  pukul  23.39 WIB  = 24.39 WITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana Matahari  = kusuf&lt;br /&gt;Gerhana bulan        = khusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laksanakan Shalat Gerhana,  tentang caranya  silahkan buka :&lt;br /&gt;                          &lt;a href="http://azkun.blogspot.com/"&gt;http://azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                          &lt;a href="http://loabakungceria.blogspot.com/"&gt;http://loabakungceria.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                          &lt;a href="http://nurda-azkun.blogspot.com/"&gt;http://nurda-azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                          &lt;a href="http://nuruzzaman-azkun.blogspot.com/"&gt;http://nuruzzaman-azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2775458666040351815?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2775458666040351815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/01/gerhana-tahun-1430-hijriyah-2009-m.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2775458666040351815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2775458666040351815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/01/gerhana-tahun-1430-hijriyah-2009-m.html' title='GERHANA TAHUN 1430 HIJRIYAH - 2009 M'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-9199795152361192517</id><published>2009-01-03T01:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T01:40:22.864-08:00</updated><title type='text'>TATACARA SHALAT GERHANA</title><content type='html'>TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;OLEH : MUHAMMAD ALI ALHAMIDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.    MACAM-MACAM GERHANA :&lt;br /&gt;1.    Gerhana matahari ( kusuf )&lt;br /&gt;2.    Gerhana bulan ( khusuf )&lt;br /&gt;B.    TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;1.    Sebelum shalat gerhana, diadakan penggilan dengan ucapan as shalatu jami’ah”. Tanpa adzan dan iqamat.&lt;br /&gt;خـســفـت الـشــمـس عـلى عــهـد رسـول الله صـلى الله عـلـيــه و ســلـم فـبــعـث مـنــاديـا   الـصــلاة جــامـعــة&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjamaah ! ) ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;2.    Shalat gerhana dilukakan sebanyak dua raka’at.&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيـه و سـلـم فـبعـث مـنـاديـا الـصـلاة جـامـعـة فـقــام فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjama’ah ). Lantas beliau berdiri, lalu beliau shalat dengan empat kali ruku’ dalam dua raka’at dengan empat kali sujud ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;3.    Bacaan surah atau ayat dinyaringkan.&lt;br /&gt;صـلـى صـلاة الـكـسـوف فـجـهـر فـيـهــا بـالـقـراءة&lt;br /&gt;Nabi shalat gerhana, lalu beliau nyaringkan bacaan padanya ( H.R. Tirmidzi dan beliau mengesahkannya dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;4.    Pada setiap raka’at shalat gerhana dilakukan :&lt;br /&gt;a.     Dua kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat empat kali ruku’ dalam dua raka’at dan empat kali sujud      ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;b.    Tiga kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى سـت ركـعـات بـاربـع سـجـدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat enam kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Jabir )&lt;br /&gt;c.     Empat kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;صـلـى ثـمـانـى ركـعـات فـى اربـع ستجــدات&lt;br /&gt;Beliau saw. shalat delapan kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim, Abu Daud dan Nasa-i dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d.    Lima kali ruku’ dan dua kali sujud&lt;br /&gt;وركـع خـمـس ركـوعـات و سـجــدتـيـن&lt;br /&gt;Dan beliau ruku lima kali dengan dua kali sujud ( H.R. Abu Daud dan Abdullah bin Ahmad dalam al Musnad dari Ubay bin Ka’ab r.a. )&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Yang sering diamalkan adalah tatacara ruku’ yang pertama ( a ), yaitu setiap raka’atnya ada dua kali ruku’ dan dua kali sujud. Atau dalam dua raka’at ada empat kali ruku’ dan empat kali sujud&lt;br /&gt;5.    Tatacara ruku’ shalat gerhana :&lt;br /&gt;a.     Dua ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku lagi        ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri lagi ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;b.    Tiga ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 )  kemudian ruku’              ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;c.     Empat ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’               ( membaca tasbih ruku’ ),  kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat,      ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;d.    Lima kali ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’                  ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat,     ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzilir I’tidal lalu membaca surah atau ayat,   ( 5 ) kemudian ruku’            ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;فـقــام فـكــبـر و صـف الـنـاس وراءه فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـقـراءة الاولى ثـم رفـع رأسـه فـقـال سـمـع الله لـمـن حـمـده ربـنـا و لـك الـحــمـد ثـم قـام فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة هي ادنـى مـن الـقـراءة الاولـى ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـكـوع الاول ثـم قـال سـمع الله لـمن حـمـده ربـنـا و لـك الـحـمـد ثـم سـجــد                                       &lt;br /&gt;Maka beliau saw. berdiri lalu bertakbir dan orang-orang berbaris di belakangnya. Lalu beliau membaca surah yang panjang. Kemudian beliau ruku’ yang panjang yang lebih pendek daripada bacaan surah pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian beliau mengangkat kepalanya sambil membaca sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu, kemudian terus berdiri lalu membaca surah/ayat  panjang  yang lebih pendek daripada bacaan surah/ayat pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian bertakbir lalu ruku’ yang lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian mengucap sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu. Kemudian beliau sujud …. ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;6.    Panjang atau lamanya waktu dalam mengerjakan shalat gerhana :&lt;br /&gt;a.     Raka’at pertama lebih panjang daripada raka’at kedua.&lt;br /&gt;b.    Bacaan Al Fatihah dan surah di raka’at pertama diakukan seukuran bacaan surah Al Baqarah&lt;br /&gt;c.     Ruku’ dan sujud dilakukan relatif lama&lt;br /&gt;d.    Berdiri setelah ruku pertama lebih pendek daripada berdiri sebelum ruku’. Dan berdiri setelah ruku berikutnya lebih pendek daripada berdiri setelah ruku’ sebelumnya&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيــه و سـلـم فـقـام قـيـامـا طـويـلا نحـوا مـن سـورة الـبـقـرة ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوع الاول و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم قـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم انصـرف                        &lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. Lalu beliau berdiri ( shalat ) yang lama seukuran surah Al Baqarah. Kemudian beliau ruku’ yang lama. Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( sebelum ruku’ ), kemudian beliau sujud. Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( raka’at pertama ). Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama  ( di raka’at pertama ). Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama. Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian beliau sujud. Serta kemudian beliaupun salam ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Abbas )&lt;br /&gt;7.    Setelah shalat diadakan khutbah&lt;br /&gt;ثـم قـام فـخـطـب الـنـاس فـاثـنـى عـلـى الله بـمـا هـو اهــلـه&lt;br /&gt;Kemudian beliau saw. berdiri, lalu berkhutbah kepada orang banyak sambil menyanjung kepada Allah sesuai dengan kelayakan yang Dia miliki                                 ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.    Amaliyah-amaliyah yang diperintahkan/dianjurkan ketika terjadi gerhana :&lt;br /&gt;a.     Segera melaksanakan shalat gerhana dengan berjama’ah&lt;br /&gt;فـاذا رايأتــمـوهـمــا فـافــزعـوا الـى الـصــلاة&lt;br /&gt;Bila kamu melihat terjadinya dua gerhana tersebut, maka bersegeralah menuju shalat ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;b.    Banyak berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـمــوهـمــا فـادعـوا الله تـعــالـى و صــلـوا&lt;br /&gt;Bila kamu meliahat kejadian dua gerhana tersebut maka segeralah berdoa kepada Allah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Mughirah r.a. )&lt;br /&gt;c.     Banyak berdzikir kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم ذلـك فـاذكـروا الله&lt;br /&gt;Bila kamu melihat yang demikian itu ( gerhana ), maka berdzikirlah kepada Allah    ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d.    Banyak beristighfar kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم شـيــئـا مـن ذلـك فـافــزعـوا الـى ذكـر الله و دعــائه و اســتـغـفــاره&lt;br /&gt;Bila kamu melihat sesuatu dari yang demikian ( gerhana ), maka segeralah berdzikir kepada Allah, berdoa kepadaNya dan beristighfar ( minta ampun ) kepadaNya ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Musa r.a. )&lt;br /&gt;e.     Banyak bersedekah&lt;br /&gt;f.       Banyak bertakbir&lt;br /&gt;فـادعـوا الله و كـبـروا و تـصـدقـوا و صـلـوا&lt;br /&gt;Maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, bersedekahlah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;g.     Memerdekakan hamba sahaya ( budak )&lt;br /&gt;لـقــد امـر رسـول الله صألـى الله عـلـيــه و سـلـم بـالعـتــاقـة فـى كـســوف الـشـمــس&lt;br /&gt;Sesungguhnya Rasulullah saw. menyuruh memerdekakan hamba sahaya disaat gerhana matahari ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Asma’ binti Abu Bakar )&lt;br /&gt;9.    Tadabbur ( renungan ) tentang gerhana :&lt;br /&gt;a.     Gerhana matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang selalu terjadi di alam semesta ini&lt;br /&gt;b.    Terjadinya gerhana adalah karena kekuasaan Allah, bukan karena hidup atau matinya seseorang&lt;br /&gt;c.     Jangan mengaitkan gerhana dengan syirik, khurafat atau dongeng seperti menganggap terjadinya gerhana karena matahari atau bulan sedang ditelan oleh seekor naga atau binatang besar&lt;br /&gt;ان الـشــمـس و الـقــمـر آيـتــان مـن آيــات الله لا يـنـكــسـفــان لـمــوت احــد و لا لـحــيـاتـه&lt;br /&gt;Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana tidak terjadi pada keduanya karena kematian atau hidupnya seseorang ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Al Mughirah bin Syu’bah )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-9199795152361192517?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/9199795152361192517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/01/tatacara-shalat-gerhana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9199795152361192517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9199795152361192517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2009/01/tatacara-shalat-gerhana.html' title='TATACARA SHALAT GERHANA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2878947436047827049</id><published>2008-12-28T08:25:00.000-08:00</published><updated>2008-12-28T08:27:39.155-08:00</updated><title type='text'>MENYONGSONG TAHUN BARU 1430 HIJRIYAH</title><content type='html'>MENGANGKAT BULAN SABIT KEMBALI KE PUNCAK MASJID&lt;br /&gt;Oleh: Kunarso *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;BULAN SABIT atau hilal yang muncul menandai datangnya awal bulan Muharam yaitu bulan pertama dalam Kalender Islam atau dikenal dengan Tahun Hijriyah belakangan ini selalu mendapat perhatian ummat muslim di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dan khususnya di Kota Samarinda. Berbagai macam agenda acara disusun untuk menyambutnya, ada tablig akbar, pawai, perlombaan, bakti sosial dan pemasangan spanduk di berbagai tempat strategi.Apabila dicermati catatan sejarah kejadian pada masa lampau, maka dapatlah diketahui bahwa perhatian terhadap hilal sudah ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW bahkan beliau memberikan contoh apabila melihat hilal maka beliau berdo'a.Adapun contoh do'a dari Rasulullah Muhammad SAW dalam menyambut munculnya hilal tertera di dalam hadist diriwayatkan oleh Tirmidzi yang artinya sebagai berikut: "Dari Abdullah bin Umar r.a. menyatakan : Rasulullah jika melihat hilal (bulan sabit) lalu membaca: "Allahu Akbar, allahumma Ahillahu "alaina bil amni wal imani wassalamati wal Islami wattaufiqi lima tuhibbu watardha rabbuna wa rabbukallah".(Artinya : Allah Maha Besar, Yaa Allah berikanlah kepada kami hilal (bulan sabit) yang membawa keamanan, keimanan, keselamatan, keIslaman serta berilah petunjuk kepada apa yang Engkau cintai dan sukai, Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah).Adalah sangat tepat apabila doa tersebut diucapkan oleh segenap penduduk negeri ini pada saat nenyongsong hilal pada awal tahun hijriyah dengan harapan semoga kondisi bangsa dan negara dapat kembali membaik untuk waktu selanjutnya nanti.Dalam kondisi negara dan masyarakat Indonesia yang belum pulih dari suasana keprihatinan sebagai akibat dari berbagai krisis dan berlanjut dengan berbagai bencana yang telah melanda negeri ini, munculnya hilal seolah akan membawa pesan tersendiri bagi umat muslim agar tetap optimis dan bersemangat melangkah maju menuju masa depan yang segera datang. Bagaimana tidak ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;MENGGUGAH SPIRIT&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan terbit bulan sabit dapat membuat spirit tergugah untuk berharap bahwa bulan purnama akan datang, Insya Allah. Seperti yang pernah dikatakan oleh Buya Hamka : "Apabila bulan sabit terbit di ufuk barat, maka bolehlah berharap bahwa akan datang bulan purnama".Boleh jadi para ulama dan umat muslim di masa lampau sengaja memilih bulan sabit sebagai lambang setelah melalui pemikiran dan pertimbangan yang matang. Lambang yang penuh arti dan makna itu telah sekian lama menjadi kebanggaan umat muslim dan dipasang di puncak menara dan kubah masjid. Lebih dari itu, berbagai organisasi Islam menggunakannya sebagai lambang yang memberi makna untuk membesar dan berkembang di masa selanjutnya. Tidak heran apabila ternyata kemudian ada juga umat muslim yang menggunakannya sebagai ornamen penghias rumahnya.Walaupun ada sementara orang yang tak peduli dengan arti penting lambang dan simbol, adalah tidak berlebihan jika dikatakan bahwa di dalam kehidupan sehari-hari seorang manusia hampir selalu dihadapkan dengan lambang dan simbol. Ketika di rumah membaca buku, maka seseorang menghadapi lambang atau simbol bunyi berupa huruf dan ketika berjalan di jalan raya maka akan banyak terbantu oleh adanya lambang dan simbol pemberi petunjuk sehingga lalulintas menjadi lancar. Ketika beribadah, ternyata bahwa sebagian acara ritual ibadah agama Islam merupakan lambang yang penuh arti dan makna.Ibadah haji contohnya, disana ada ritual melempar jumroh yang dilambangkan sebagai perlawanan terhadap syeitan yang menjadi musuh nyata umat manusia. Penyembelihan kurban dilambangkan sebagai ketaatan umat muslim memenuhi perintah Allah, SWT sebagaimana kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putra yang disayanginya semata memenuhi perintah Yang Maha Kuasa. Bukan darah dan daging kurban yang akan sampai kepada Allah SWT melainkan taqwa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;MENGANGKAT BULAN SABIT&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penggunaan bulan sabit sebagai simbol di puncak masjid sudah sejak lama dilakukan oleh ummat muslim di masa lalu, kemudian setelah beberapa dekade sempat berkembang penggunaan simbol yang lain, maka kini kecenderungan terhadap penggunaan kembali lambang hilal atau bulan sabit kian berkembang dan semakin meluas setelah dipelopori oleh beberapa masjid besar kebangganan ummat muslim masa kini antara lain Masjid Agung Surabaya Jawa Timur dan Masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan Timur.Tidak mustahil jika kemudian nanti akan semakin banyak lagi masjid baru yang memasang lambang hilal atau bulan sabit di atas kubah atau menara tanpa perlu menunggu adanya gerakan mengangkat bulan sabit kembali ke puncak masjid. Jika betul demikian, semangat dan optimisme ummat muslim untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang bisa jadi akan dapat menjadi kenyataan bagaikan bulan sabit yang dari kecil kian membesar menjadi purnama yang menyinari Bumi ketika diselimuti kegelapan malam sehingga menjadi terang benderang, InsyaAllah.Pada saat mengawali tahun baru hijriyah, ada baiknya jika segenap ummat muslim belajar untuk dapat mengerti dan memahami tentang manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah.Perhitungan Kalender Tahun Hijriyah adalah berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi, sedangkan perhitungan Kalender Tahun Miladiyah berdasarkan peredaran bumi mengelilingi matahari. Lamanya waktu dalam setahun menurut perhitungan Tahun Hijriyah adalah 354 hari, sedangkan menurut perhitungan Tahun Miladiyah adalah 365 hari.Sebenarnya jumlah hari dalam setahun tidak persis seperti angka tersebut, tetapi ada kelebihan beberapa jam, beberapa menit dan beberapa detik. Untuk koreksi terhadap adanya kelebihan waktu tersebut yang jumlahnya dalam empat tahun mencapai satu hari lebih, angka dalam perhitungan tahun Miladiyah setiap empat tahun ditambahkan satu hari yang diletakkan di bulan Februari. Bulan Februari yang biasanya adalah 28 hari pada tahun kabisat yang terjadi empat tahun sekali itu jumlahnya menjadi 29 hari seperti yang terjadi pada tahun 2000 Miladiyah.Tak perlu heran, bahwa karena adanya perbedaan sebelas hari dalam setahun antara perhitungan Tahunn Hijriyah dan Tahun Miladiyah, maka dapat terjadi dua 'Idul Fitri pada tahun 2000 Miladiyah. Hal tersebut dapat terjadi karena menurut perhitungan Tahun Hijriyah telah mencapai setahun, tetapi menurut perhitungan tahun Miladiyah masih perlu melengkapi beberapa hari lagi sampai mencapai akhir Desember.Nama Tahun Islam dikenal dengan Tahun hijriyah karena perhitungan awwal dimulai dari tahun terjadinya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, tahun kalender yang berlaku umum disebut dengan Tahun Miladiyah karena dianggap perhitungannya dimulai dari tahun kelahiran (milad) Nabi Isa A.S. Manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah adalah agar ummat Muslim terdorong untuk berhijrah meninggalkan kondisi yang jelek menuju kondisi yang baik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini disajikan kembali dengan penggantian judul sesuai ide awal penulisannya dan ada juga sedikit perbaikan isi dari yang telah dimuat Kaltim Post : Senin, 30 Januari 2006&lt;br /&gt;*) Penulis: Pemerhati Lambang dan Simbol, Tinggal di Loa Bakung Samarinda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2878947436047827049?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2878947436047827049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/menyongsong-tahun-baru-1430-hijriyah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2878947436047827049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2878947436047827049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/menyongsong-tahun-baru-1430-hijriyah.html' title='MENYONGSONG TAHUN BARU 1430 HIJRIYAH'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-3502670536909384779</id><published>2008-12-28T07:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-28T08:15:28.211-08:00</updated><title type='text'>TANAMAN AREN SEMAKIN NGETREN</title><content type='html'>“TANAMAN AREN  SEMAKIN  NGETREN”&lt;br /&gt;Oleh :  Kunarso *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman aren (Arenga pinata) adalah termasuk plasma nutfah tanaman perkebunan yang  sudah banyak dikenal oleh masyarakat karena memiliki banyak kegunaan.  Hampir semua bagian tanaman aren ini berguna, baik untuk pangan, bahan baku industri maupun energi terbarukan. Aren juga memiliki kemampuan fungsi hidrologi yang tinggi sehingga sangat cocok untuk tanaman konservasi. Belakangan ini pamor aren semakin ngetren seiring dengan “Revolusi Aren” terkait dengan pemanfaatan niranya  untuk bahan bio-etanol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tanaman aren bisa menjadi tanaman konservasi. Hal ini ditunjukkan bahwa aren banyak dijumpai di lokasi yang berbukit dan rawan bencana alam, tanah longsor dan banjir. Pohon aren juga bisa menghambat erosi. Selain itu dengan sistem agrofprestry, tanaman aren juga banyak dimanfaatkan untuk daerah aliran sungai (DAS).&lt;br /&gt;Di Kalimantan Timur tanaman ini banyak dijumpai di lereng gunung, lembah dan aliran sungai. Tak heran di beberapa daerah yang banyak arennya masih ditemui air yang jernih dan awet (melimpah di musim hujan dan kemarau).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wim Tangkilisan dalam tulisannya berjudul   “Global warning dan Revolusi Aren” mengungkapkan  bahwa dari  pohon aren, manusia bisa mengambil ijuk, daun untuk atap rumah, batang dan pelepah untuk bahan bangunan, buah muda untuk kolang-kaling yang membuat nikmat kolak, dan cairan manis (nira) segar yang langsung bisa diteguk. Dari cairan manis berwarna putih ini, penduduk juga membuat minuman keras lewat proses penyulingan. Penduduk di sejumlah wilayah Indonesia timur menyebut minuman yang sudah disuling ini dengan sebutan tuak. Di Manado, minuman keras dari nira ini populer dengan nama cap tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, hasil penelitian terbaru menunjukkan dahsyatnya manfaat pohon aren atau sugar palm dalam bahasa Inggris. Ternyata, nira mampu menghasilkan biofuel dengan tingkat produktivitas empat kali crude palm oil (CPO) atau minyak sawit.&lt;br /&gt;Beda dengan pohon kelapa sawit yang 'egoistik' dalam arti tidak bisa hidup berdampingan dengan pohon lain, aren bisa bertumbuh subur di tengah pepohonan lain dan semak-semak. Jika untuk menanam sawit, pemilik lahan harus membabat semua pohoh lain, lahan untuk aren tidak perlu didahului dengan membabat hutan. Aren adalah jenis pohon yang ramah lingkungan.&lt;br /&gt; Dengan akarnya sedalam enam-delapan meter, pohon aren sangat efektif menarik dan menahan air. Aren bisa tumbuh di dataran, lereng bukit, dan gunung hingga ketinggian 1.400 meter dari permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aren  juga biasa tumbuh dengan  subur di tengah hutan. Di kawasan aren di Sulawesi Utara yang dibudidayakan pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo, sejumlah hewan yang lima tahun silam sempat hilang, kini kembali ada. Hutan aren menjadi habitat babi hutan dan rusa. "Jika sebelumnya tanah tandus, tidak ada air, kini di sejumlah tempat muncul mata air," kata Hashim.&lt;br /&gt;Tidak seperti singkong dan tebu yang dipanen tiga-empat bulan sekali, aren dapat dipanen sepanjang tahun. Satu pohon aren bisa menghasilkan nira sebanyak 20 liter per hari dan 10% di antaranya bisa diproses menjadi etanol.&lt;br /&gt;Usia panen aren enam-delapan tahun. Tapi, sangat produktif. Setiap satu hektare, kata Kepala Bagian Jasa Iptek Puslit kimia LIPI Dr Hery Haeruddin, bisa ditanami 75-100 pohon. Dengan demikian, setiap hektare bisa menghasilkan 1.000 liter nira dan 100 liter etanol per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua bahan baku Bahan Bakar Nabati (BBN), aren (Arenga Pinnata) merupakan yang paling potensial untuk dijadikan BBM alternatif itu. Produktivitasnya mengalahkan semua biomassa lainnya. Hal itu diungkapkan Direktur Teknologi Pengembangan Sumber Energi Nabati untuk Substitusi BBM Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto, dalam seminar di Hotel Gran Puri, Jl Sam Ratulangie, Manado (30/7/2007).&lt;br /&gt;"Aren itu bisa memproduksi bioethanol 40 ribu liter per hektar setiap tahun," ungkap Unggul yang juga Ketua Panitia Ekspedisi BBN 2007.Nira yang dihasilkan Aren mengalahkan jumlah bioethanol yang dihasilkan ubi, kentang, tetes tebu, jagung, sagu dan lain-lain. Bahkan jika dibandingkan dengan biomassa penghasil biodiesel untuk pengganti solar, aren tetap paling produktif. Singkatnya, kini tanaman  aren  semakin  ngetren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Ir. Kunarso, MP.   Kepala UPTD-P2BP Disbun Provinsi Kalimantan Timur,&lt;br /&gt;     Sekretaris Pokja Bidang Perkebunan Komda Plasma Nutfhah  Provinsi  Kalimantan Timur.   &lt;br /&gt;      14-12-2008&lt;br /&gt;      e-mail :  &lt;azkun@plasa.com&gt;          &lt;a href="http://www.azkun.blogspot.com/"&gt;http://www.azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-3502670536909384779?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/3502670536909384779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/tanaman-aren-semakin-ngetren.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/3502670536909384779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/3502670536909384779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/tanaman-aren-semakin-ngetren.html' title='TANAMAN AREN SEMAKIN NGETREN'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-4374916684526403975</id><published>2008-12-28T07:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-28T07:50:45.395-08:00</updated><title type='text'>PENGUMUMAN TENTANG SELEKSI CPNS</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;DEPARTEMEN PERTANIANREPUBLIK INDONESIA&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;PENGUMUMAN NOMOR : 903/TU.210/A2/XII/2008&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;DIINFORMASIKAN KEPADA SELURUH PELAMAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) DEPARTEMEN PERTANIAN TAHUN ANGGARAN 2008 HAL-HAL SEBAGAI BERIKUT :&lt;br /&gt;1. PENGUMUMAN HASIL SELEKSI UJIAN TERTULIS CPNS DEPARTEMEN PERTANIAN TAHUN ANGGARAN 2008 DIRENCANAKAN PADA MINGGU KETIGA DESEMBER 2008 MELALUI WEBSITE DEPARTEMEN PERTANIAN.&lt;br /&gt;2. APABILA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN PEJABAT DEPTAN DAN PANITIA PENGADAAN CPNS DEPARTEMEN PERTANIAN T.A. 2008 UNTUK MENJANJIKAN DAN MEMBANTU PELULUSAN PESERTA TES DENGAN MEMINTA IMBALAN MELALUI TELEPON, FAX ATAU LISAN, AGAR TIDAK DILAYANI DANPANITIA PENGADAAN CPNS DEPARTEMEN PERTANIAN T.A. 2008 TIDAK BERTANGGUNGJAWAB.&lt;br /&gt;3. APABILA ADA OKNUM SEPERTI TERSEBUT DIATAS, AGAR SEGERA DILAPORKAN DISERTAI BUKTI-BUKTI OTENTIK YANG DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN BAIK SECARA YURIDIS MAUPUN ADMINISTRATIF KEPADA MENTERI PERTANIAN MELALUI TLP./FAX 021-7804166, ATAU KEPADAPIHAK YANG BERWAJIB (KEPOLISIAN) ATAS TUDUHAN PENIPUAN.&lt;br /&gt;4. PELAMAR WAJIB MENGIKUTI INFORMASI TERBARU YANG TERKAIT DENGAN SELEKSI CPNS DEPARTEMEN PERTANIAN T.A. 2008 MELALUI WEBSITE DEPARTEMEN PERTANIAN DENGAN ALAMAT SEBAGAI BERIKUT :http://cpns.deptan.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 11 Desember 2008PANITIA REKRUTMENCPNS DEPTAN TAHUN ANGGARAN 2008ttd.Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-4374916684526403975?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/4374916684526403975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/pengumuman-tentang-seleksi-cpns.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4374916684526403975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4374916684526403975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/pengumuman-tentang-seleksi-cpns.html' title='PENGUMUMAN TENTANG SELEKSI CPNS'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-8907381791560850987</id><published>2008-12-28T00:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T07:13:12.734-08:00</updated><title type='text'>MENYONGSONG TAHUN BARU HIJRIYAH</title><content type='html'>MENGANGKAT BULAN SABIT KEMBALI KE PUNCAK MASJID&lt;br /&gt;Oleh: Kunarso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BULAN SABIT atau hilal yang muncul menandai datangnya awal bulan Muharam yaitu bulan pertama dalam Kalender Islam atau dikenal dengan Tahun Hijriyah belakangan ini selalu mendapat perhatian ummat muslim di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dan khususnya di Kota Samarinda. Berbagai macam agenda acara disusun untuk menyambutnya, ada tablig akbar, pawai, perlombaan, bakti sosial dan pemasangan spanduk di berbagai tempat strategi.Apabila dicermati catatan sejarah kejadian pada masa lampau, maka dapatlah diketahui bahwa perhatian terhadap hilal sudah ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW bahkan beliau memberikan contoh apabila melihat hilal maka beliau berdo'a.Adapun contoh do'a dari Rasulullah Muhammad SAW dalam menyambut munculnya hilal tertera di dalam hadist diriwayatkan oleh Tirmidzi yang artinya sebagai berikut: "Dari Abdullah bin Umar r.a. menyatakan : Rasulullah jika melihat hilal (bulan sabit) lalu membaca: "Allahu Akbar, allahumma Ahillahu "alaina bil amni wal imani wassalamati wal Islami wattaufiqi lima tuhibbu watardha rabbuna wa rabbukallah".(Artinya : Allah Maha Besar, Yaa Allah berikanlah kepada kami hilal (bulan sabit) yang membawa keamanan, keimanan, keselamatan, keIslaman serta berilah petunjuk kepada apa yang Engkau cintai dan sukai, Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah).Adalah sangat tepat apabila doa tersebut diucapkan oleh segenap penduduk negeri ini pada saat nenyongsong hilal pada awal tahun hijriyah dengan harapan semoga kondisi bangsa dan negara dapat kembali membaik untuk waktu selanjutnya nanti.Dalam kondisi negara dan masyarakat Indonesia yang belum pulih dari suasana keprihatinan sebagai akibat dari berbagai krisis dan berlanjut dengan berbagai bencana yang telah melanda negeri ini, munculnya hilal seolah akan membawa pesan tersendiri bagi umat muslim agar tetap optimis dan bersemangat melangkah maju menuju masa depan yang segera datang. Bagaimana tidak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGGUGAH SPIRIT&lt;br /&gt;Dengan terbit bulan sabit dapat membuat spirit tergugah untuk berharap bahwa bulan purnama akan datang, Insya Allah. Seperti yang pernah dikatakan oleh Buya Hamka : "Apabila bulan sabit terbit di ufuk barat, maka bolehlah berharap bahwa akan datang bulan purnama".Boleh jadi para ulama dan umat muslim di masa lampau sengaja memilih bulan sabit sebagai lambang setelah melalui pemikiran dan pertimbangan yang matang. Lambang yang penuh arti dan makna itu telah sekian lama menjadi kebanggaan umat muslim dan dipasang di puncak menara dan kubah masjid. Lebih dari itu, berbagai organisasi Islam menggunakannya sebagai lambang yang memberi makna untuk membesar dan berkembang di masa selanjutnya. Tidak heran apabila ternyata kemudian ada juga umat muslim yang menggunakannya sebagai ornamen penghias rumahnya.Walaupun ada sementara orang yang tak peduli dengan arti penting lambang dan simbol, adalah tidak berlebihan jika dikatakan bahwa di dalam kehidupan sehari-hari seorang manusia hampir selalu dihadapkan dengan lambang dan simbol. Ketika di rumah membaca buku, maka seseorang menghadapi lambang atau simbol bunyi berupa huruf dan ketika berjalan di jalan raya maka akan banyak terbantu oleh adanya lambang dan simbol pemberi petunjuk sehingga lalulintas menjadi lancar. Ketika beribadah, ternyata bahwa sebagian acara ritual ibadah agama Islam merupakan lambang yang penuh arti dan makna.Ibadah haji contohnya, disana ada ritual melempar jumroh yang dilambangkan sebagai perlawanan terhadap syeitan yang menjadi musuh nyata umat manusia. Penyembelihan kurban dilambangkan sebagai ketaatan umat muslim memenuhi perintah Allah, SWT sebagaimana kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putra yang disayanginya semata memenuhi perintah Yang Maha Kuasa. Bukan darah dan daging kurban yang akan sampai kepada Allah SWT melainkan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGANGKAT BULAN SABIT&lt;br /&gt;Penggunaan bulan sabit sebagai simbol di puncak masjid sudah sejak lama dilakukan oleh ummat muslim di masa lalu, kemudian setelah beberapa dekade sempat berkembang penggunaan simbol yang lain, maka kini kecenderungan terhadap penggunaan kembali lambang hilal atau bulan sabit kian berkembang dan semakin meluas setelah dipelopori oleh beberapa masjid besar kebangganan ummat muslim masa kini antara lain Masjid Agung Surabaya Jawa Timur dan Masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan Timur.Tidak mustahil jika kemudian nanti akan semakin banyak lagi masjid baru yang memasang lambang hilal atau bulan sabit di atas kubah atau menara tanpa perlu menunggu adanya gerakan mengangkat bulan sabit kembali ke puncak masjid. Jika betul demikian, semangat dan optimisme ummat muslim untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang bisa jadi akan dapat menjadi kenyataan bagaikan bulan sabit yang dari kecil kian membesar menjadi purnama yang menyinari Bumi ketika diselimuti kegelapan malam sehingga menjadi terang benderang, InsyaAllah.Pada saat mengawali tahun baru hijriyah, ada baiknya jika segenap ummat muslim belajar untuk dapat mengerti dan memahami tentang manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah.Perhitungan Kalender Tahun Hijriyah adalah berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi, sedangkan perhitungan Kalender Tahun Miladiyah berdasarkan peredaran bumi mengelilingi matahari. Lamanya waktu dalam setahun menurut perhitungan Tahun Hijriyah adalah 354 hari, sedangkan menurut perhitungan Tahun Miladiyah adalah 365 hari.Sebenarnya jumlah hari dalam setahun tidak persis seperti angka tersebut, tetapi ada kelebihan beberapa jam, beberapa menit dan beberapa detik. Untuk koreksi terhadap adanya kelebihan waktu tersebut yang jumlahnya dalam empat tahun mencapai satu hari lebih, angka dalam perhitungan tahun Miladiyah setiap empat tahun ditambahkan satu hari yang diletakkan di bulan Februari. Bulan Februari yang biasanya adalah 28 hari pada tahun kabisat yang terjadi empat tahun sekali itu jumlahnya menjadi 29 hari seperti yang terjadi pada tahun 2000 Miladiyah.Tak perlu heran, bahwa karena adanya perbedaan sebelas hari dalam setahun antara perhitungan Tahunn Hijriyah dan Tahun Miladiyah, maka dapat terjadi dua 'Idul Fitri pada tahun 2000 Miladiyah. Hal tersebut dapat terjadi karena menurut perhitungan Tahun Hijriyah telah mencapai setahun, tetapi menurut perhitungan tahun Miladiyah masih perlu melengkapi beberapa hari lagi sampai mencapai akhir Desember.Nama Tahun Islam dikenal dengan Tahun hijriyah karena perhitungan awwal dimulai dari tahun terjadinya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, tahun kalender yang berlaku umum disebut dengan Tahun Miladiyah karena dianggap perhitungannya dimulai dari tahun kelahiran (milad) Nabi Isa A.S. Manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah adalah agar ummat Muslim terdorong untuk berhijrah meninggalkan kondisi yang jelek menuju kondisi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***Tulisan ini disajikan kembali dengan penggantian judul sesuai ide awal penulisannya dan ada juga sedikit perbaikan isi dari yang telah dimuat Kaltim Post : Senin, 30 Januari 2006&lt;br /&gt;*) Penulis: Pemerhati Lambang dan Simbol, Tinggal di Loa Bakung Samarinda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-8907381791560850987?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/8907381791560850987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/menyongsong-tahun-baru-hijriyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/8907381791560850987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/8907381791560850987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/menyongsong-tahun-baru-hijriyah.html' title='MENYONGSONG TAHUN BARU HIJRIYAH'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-9015702220222416188</id><published>2008-12-28T00:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T07:19:00.387-08:00</updated><title type='text'>MENGANGKAT BULAN SABIT</title><content type='html'>MENGANGKAT BULAN SABIT KEMBALI KE PUNCAK MASJID&lt;br /&gt;Oleh: Kunarso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BULAN SABIT atau hilal yang muncul menandai datangnya awal bulan Muharam yaitu bulan pertama dalam Kalender Islam atau dikenal dengan Tahun Hijriyah belakangan ini selalu mendapat perhatian ummat muslim di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dan khususnya di Kota Samarinda. Berbagai macam agenda acara disusun untuk menyambutnya, ada tablig akbar, pawai, perlombaan, bakti sosial dan pemasangan spanduk di berbagai tempat strategi.Apabila dicermati catatan sejarah kejadian pada masa lampau, maka dapatlah diketahui bahwa perhatian terhadap hilal sudah ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW bahkan beliau memberikan contoh apabila melihat hilal maka beliau berdo'a.Adapun contoh do'a dari Rasulullah Muhammad SAW dalam menyambut munculnya hilal tertera di dalam hadist diriwayatkan oleh Tirmidzi yang artinya sebagai berikut: "Dari Abdullah bin Umar r.a. menyatakan : Rasulullah jika melihat hilal (bulan sabit) lalu membaca: "Allahu Akbar, allahumma Ahillahu "alaina bil amni wal imani wassalamati wal Islami wattaufiqi lima tuhibbu watardha rabbuna wa rabbukallah".(Artinya : Allah Maha Besar, Yaa Allah berikanlah kepada kami hilal (bulan sabit) yang membawa keamanan, keimanan, keselamatan, keIslaman serta berilah petunjuk kepada apa yang Engkau cintai dan sukai, Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah).Adalah sangat tepat apabila doa tersebut diucapkan oleh segenap penduduk negeri ini pada saat nenyongsong hilal pada awal tahun hijriyah dengan harapan semoga kondisi bangsa dan negara dapat kembali membaik untuk waktu selanjutnya nanti.Dalam kondisi negara dan masyarakat Indonesia yang belum pulih dari suasana keprihatinan sebagai akibat dari berbagai krisis dan berlanjut dengan berbagai bencana yang telah melanda negeri ini, munculnya hilal seolah akan membawa pesan tersendiri bagi umat muslim agar tetap optimis dan bersemangat melangkah maju menuju masa depan yang segera datang. Bagaimana tidak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGGUGAH SPIRIT&lt;br /&gt;Dengan terbit bulan sabit dapat membuat spirit tergugah untuk berharap bahwa bulan purnama akan datang, Insya Allah. Seperti yang pernah dikatakan oleh Buya Hamka : "Apabila bulan sabit terbit di ufuk barat, maka bolehlah berharap bahwa akan datang bulan purnama".Boleh jadi para ulama dan umat muslim di masa lampau sengaja memilih bulan sabit sebagai lambang setelah melalui pemikiran dan pertimbangan yang matang. Lambang yang penuh arti dan makna itu telah sekian lama menjadi kebanggaan umat muslim dan dipasang di puncak menara dan kubah masjid. Lebih dari itu, berbagai organisasi Islam menggunakannya sebagai lambang yang memberi makna untuk membesar dan berkembang di masa selanjutnya. Tidak heran apabila ternyata kemudian ada juga umat muslim yang menggunakannya sebagai ornamen penghias rumahnya.Walaupun ada sementara orang yang tak peduli dengan arti penting lambang dan simbol, adalah tidak berlebihan jika dikatakan bahwa di dalam kehidupan sehari-hari seorang manusia hampir selalu dihadapkan dengan lambang dan simbol. Ketika di rumah membaca buku, maka seseorang menghadapi lambang atau simbol bunyi berupa huruf dan ketika berjalan di jalan raya maka akan banyak terbantu oleh adanya lambang dan simbol pemberi petunjuk sehingga lalulintas menjadi lancar. Ketika beribadah, ternyata bahwa sebagian acara ritual ibadah agama Islam merupakan lambang yang penuh arti dan makna.Ibadah haji contohnya, disana ada ritual melempar jumroh yang dilambangkan sebagai perlawanan terhadap syeitan yang menjadi musuh nyata umat manusia. Penyembelihan kurban dilambangkan sebagai ketaatan umat muslim memenuhi perintah Allah, SWT sebagaimana kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putra yang disayanginya semata memenuhi perintah Yang Maha Kuasa. Bukan darah dan daging kurban yang akan sampai kepada Allah SWT melainkan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGANGKAT BULAN SABIT&lt;br /&gt;Penggunaan bulan sabit sebagai simbol di puncak masjid sudah sejak lama dilakukan oleh ummat muslim di masa lalu, kemudian setelah beberapa dekade sempat berkembang penggunaan simbol yang lain, maka kini kecenderungan terhadap penggunaan kembali lambang hilal atau bulan sabit kian berkembang dan semakin meluas setelah dipelopori oleh beberapa masjid besar kebangganan ummat muslim masa kini antara lain Masjid Agung Surabaya Jawa Timur dan Masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan Timur.Tidak mustahil jika kemudian nanti akan semakin banyak lagi masjid baru yang memasang lambang hilal atau bulan sabit di atas kubah atau menara tanpa perlu menunggu adanya gerakan mengangkat bulan sabit kembali ke puncak masjid. Jika betul demikian, semangat dan optimisme ummat muslim untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang bisa jadi akan dapat menjadi kenyataan bagaikan bulan sabit yang dari kecil kian membesar menjadi purnama yang menyinari Bumi ketika diselimuti kegelapan malam sehingga menjadi terang benderang, InsyaAllah.Pada saat mengawali tahun baru hijriyah, ada baiknya jika segenap ummat muslim belajar untuk dapat mengerti dan memahami tentang manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah.Perhitungan Kalender Tahun Hijriyah adalah berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi, sedangkan perhitungan Kalender Tahun Miladiyah berdasarkan peredaran bumi mengelilingi matahari. Lamanya waktu dalam setahun menurut perhitungan Tahun Hijriyah adalah 354 hari, sedangkan menurut perhitungan Tahun Miladiyah adalah 365 hari.Sebenarnya jumlah hari dalam setahun tidak persis seperti angka tersebut, tetapi ada kelebihan beberapa jam, beberapa menit dan beberapa detik. Untuk koreksi terhadap adanya kelebihan waktu tersebut yang jumlahnya dalam empat tahun mencapai satu hari lebih, angka dalam perhitungan tahun Miladiyah setiap empat tahun ditambahkan satu hari yang diletakkan di bulan Februari. Bulan Februari yang biasanya adalah 28 hari pada tahun kabisat yang terjadi empat tahun sekali itu jumlahnya menjadi 29 hari seperti yang terjadi pada tahun 2000 Miladiyah.Tak perlu heran, bahwa karena adanya perbedaan sebelas hari dalam setahun antara perhitungan Tahunn Hijriyah dan Tahun Miladiyah, maka dapat terjadi dua 'Idul Fitri pada tahun 2000 Miladiyah. Hal tersebut dapat terjadi karena menurut perhitungan Tahun Hijriyah telah mencapai setahun, tetapi menurut perhitungan tahun Miladiyah masih perlu melengkapi beberapa hari lagi sampai mencapai akhir Desember.Nama Tahun Islam dikenal dengan Tahun hijriyah karena perhitungan awwal dimulai dari tahun terjadinya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, tahun kalender yang berlaku umum disebut dengan Tahun Miladiyah karena dianggap perhitungannya dimulai dari tahun kelahiran (milad) Nabi Isa A.S. Manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah adalah agar ummat Muslim terdorong untuk berhijrah meninggalkan kondisi yang jelek menuju kondisi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Tulisan ini disajikan kembali dengan penggantian judul sesuai ide awal penulisannya dan ada juga sedikit perbaikan isi dari yang telah dimuat Kaltim Post : Senin, 30 Januari 2006&lt;br /&gt;*) Penulis: Pemerhati Lambang dan Simbol, Tinggal di Loa Bakung Samarinda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-9015702220222416188?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/9015702220222416188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/mengangkat-bulan-sabit_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9015702220222416188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/9015702220222416188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/mengangkat-bulan-sabit_28.html' title='MENGANGKAT BULAN SABIT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-4595982268558375934</id><published>2008-12-28T00:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-28T00:37:21.040-08:00</updated><title type='text'>SERAGAM KORPRI</title><content type='html'>Kaltim Post Jumat, 23 Januari 2004&lt;br /&gt;Mencermati Seragam Baru KorpriDari Perisai Garuda Tanpa Bintang sampai dengan Tata Letak Daun Berkarang&lt;br /&gt;Oleh Ir Kunarso&lt;br /&gt;(Pemerhati lambang dan simbol)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TELAH dua kali baju seragam KORPRI mengalami perubahan, hal ini tak lepas dari keinginan organisasi pegawai ini untuk semakin mandiri, maju dan berkembang.&lt;br /&gt;Perubahan pertama pada tahun sembilan puluhan, baju seragam KORPRI yang semula didominasi warna biru dengan gambar rumah di bawah pohon beringin diganti dengan gambar Punokawan yaitu tokoh wayang yang kerjaannya banyak bergurau, serta gambar monyet di hutan. Protes pun bermunculan, sehingga pencetakan kain seragam yang telah dikontrakkan ke Koperasi Batik di Jawa Tengah terpaksa dibatalkan. Koperasi pun dirugikan. Seragam KOPRI lama digunakan lagi. Kini kembali, baju seragam KORPRI mengalami perubahan. Tak jauh beda dengan perubahan yang pertama, perubahan yang kedua inipun mulai terdengar adanya berbagai komentar. Bahkan berita di berbagai media nusantara tak melewatkan tentang adanya reaksi terhadap pembuatan seragam KORPRI yang baru. Di Jawa, seorang bupati marah karena untuk pembuatan seragam baru membebani anggota KORPRI dengan memotong gaji.&lt;br /&gt;Menyoal Arti Gambar&lt;br /&gt;Dari pengalaman yang cermat terhadap seragam KORPRI yang baru, tidak mustahil timbul berbagai pertanyaan mendasar tentang arti dan maksud gambar yang ada. Pertanyaan itu adalah wajar, karena sebagian anggota KORPRI masih memiliki jati diri dan tidak mudah untuk mau memakai simbol-simbol yang tidak dimengerti. Apalagi jika mengandung simbol yang bertentangan dengan hati nurani.&lt;br /&gt;Apalagi adanya pergantian seragam ini tidak diawali dengan sosialisasi. Alangkah indahnya, jika rencana perubahan motif seragam didahului dengan menggali masukan dari anggota jika perlu diseminarkan dulu agar ada koreksi bila ada kekeliruan.&lt;br /&gt;Perisai Tanpa Bintang&lt;br /&gt;Apabila dicermati, yang terlihat dari seragam baru KORPRI yaitu adanya gambar Burung Garuda, daun-daunan dan garis saling menyilang.&lt;br /&gt;Berbeda dengan Garuda Pancasila Lambang Negara Indonesia, perisai yang tergantung di leher Garuda pada seragam baru KORPRI ternyata kosong, tanpa ada gambarnya, baik bintang, beringin, kepala banteng, rantai maupun padi dan kapas yang sebelumnya dipahami sebagai simbol dari Pancasila. Belum ada penjelasan tentang hilangnya gambar yang menjadi simbol negara itu dari perisai Garuda seragam baru KORPRI, apakah memang demikian menurut keputusan, ataukah ada kesalahan di pencetakan. Mungkinkah hilangnya gambar itu karena diambil untuk menjadi lambang oleh berbagai Partai Peserta Pemilu 2004, atau memang KORPRI yang baru telah demikian berani untuk menyatakan bahwa lambang itu tidak perlu lagi sehingga merasa tidak peduli dan membiarkannya hilang dari dada anggota KORPRI.&lt;br /&gt;Tentang hilangnya gambar bintang dari perisai Burung Garuda, bukan baru kali ini penulis jumpai. Pada tanggal 15 November tahun 2000, ketika Menhutbun saat itu Dr Nur Mahmudi Ismail berada di Gedung Kehutanan, jalan Kusuma Bangsa Samarinda menghadiri suatu acara, segenap undangan yang hadir sempat tertegun saat seorang peserta memberi informasi yang dinilai amat penting sebelum bertanya. Informasi yang disampaikan adalah bahwa pada saat MPR masih terus bersidang menyiapkan amandemen UUD tidak terkecuali membahas dengan hati-hati yang berkaitan dengan lambang negara, ternyata di daerah sudah jauh lebih maju seperti yang terlihat di belakang Bapak Menteri, lambang Burung Garuda itu tanpa bintang.&lt;br /&gt;Bunga Liar Biasa di Belukar&lt;br /&gt;Tentang gambar daun, belum juga ada penjelasan daun apa gerangan sehingga patut dibanggakan dan ditempel di seragam KORPRI untuk dipakai dan dibawa mondar-mandir oleh anggotanya. Alangkah baiknya apabila lambang daun yang dimaksud adalah lambang daun dari tumbuhan produktif dan bernilai tinggi. Jika demikian akan dapat menggambarkan keinginan organisasi ini agar anggotanya mempunyai jiwa yang mulia dan bermanfaat untuk kemajuan negeri. Sebaliknya apabila ternyata bahwa lambang daun itu adalah daun tumbuhan liar, maksimal manfaat yang diperoleh dalah sekadar hiasan penyejuk pemandangan jika dipindah di halaman depan rumah.&lt;br /&gt;Jika memang tumbuhan ini yang dimaksud, lalu apa gerangan yang dibanggakan dan diambil motivasi sehingga perlu menempel terus di baju seragam KORPRI?&lt;br /&gt;Dari tata letak daun, identifikasi suatu tanaman dapat dilakukan. Diketahui ada tumbuhan yang setiap buku batangnya hanya terdapat satu daun saja, ada tumbuhan yang setiap buku batangnya terdapat dua daun yang berhadapan dan ada pula tumbuhan yang setiap buku batangnya terdapat lebih dari dua daun.&lt;br /&gt;Tumbuhan yang pada setiap buku batangnya hanya terhadap satu daun dikatakan bahwa tata letak daun yang demikian dinamakan tersebar (folio sparsa). Walaupun dinamakan tersebar, tetapi jika diteliti justru akan kita jumpai hal-hal yang sangat menarik, dan akan ternyata bahwa ada hal-hal yang bersifat beraturan. Dalam hal ini ada rumus daun, sudut divergensi dan deret Fibonacci. Pada berbagai tumbuhan dengan tata letak daun tersebar, kadang-kadang kelihatan daun-daun yang duduk daunnya rapat berjejal-jejal, yaitu jika ruas batangnya amat pendek. Daun yang mempunyai susunan demikian disebut roset (rosula). Ada roset akar, yang berjejal di dekat tanah, misalnya pada lobak (Raphanus sativus L), dan ada roset batang yang rapat berjejal di ujung batang, misalnya pohon kelapa (Cocos nucifera L).&lt;br /&gt;Tumbuhan yang pada setiap buku batangnya terdapat dua daun, letaknya berhadapan (terpisah dengan jarak sebesar 180 derajat) dinamakan tata letak daun berhadapan-bersilang (folio opposita), misalnya pada mengkudu (Morinda citrifolia L).&lt;br /&gt;Sedangkan tumbuhan yang pada setiap bukunya terdapat lebih dari dua daun dinamakan tata letak daun berkarang (folio verticillata).&lt;br /&gt;Gambar daun yang terdapat pada baju seragam KORPRI rupanya termasuk tata letak daun berkarang, yaitu pada satu buku batang terhadap lebihd ari dua helai daun, atau tepatnya ada empat helai daun. Daun tumbuhan apakah ada yang demikian, setelah penulis mencoba mencari ternyata tata letak daun yang demikian terdapat pada tumbuhan liar yang sering tumbuh di belukar, berbunga kuning, indah memang, tetapi banyak bergetah.&lt;br /&gt;Dambakan KORPRI yang Lurus&lt;br /&gt;Dambaan untuk menjadikan KORPRI dimasa depan menjadi organisasi mandiri yang bersih dan lurus terkandung dalam sambutan Presiden Megawati pada saat Hari Ulang Tahun KORPRI bulan Desember 2003 yang baru lalu. Diharapkan silang melintang perjalanan KORPRI dimasa lalu yang sering terbawa oleh arus politik saat itu, tidak terulang lagi dimasa yang akan datang, karena jika terus demikian bukan saja merugikan anggotanya tetapi juga merugikan bangsa dan negara. Akan tetapi jika kembali mencermati seragam baru KORPRI, ternyata garis silang melintang amat sangat nyata mendominasi. Akankah suasana silang melintang nantinya masih mewarnai kelanjutan perjalanan KORPRI? Bolehlah kalau kita berharap agar hal itu tidak terjadi.(***)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-4595982268558375934?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/4595982268558375934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/seragam-korpri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4595982268558375934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/4595982268558375934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/seragam-korpri.html' title='SERAGAM KORPRI'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5560999021887838207</id><published>2008-12-28T00:04:00.001-08:00</published><updated>2008-12-28T00:06:39.903-08:00</updated><title type='text'>SELAMAT TAHUN BARU 1430 HIJRIYAH</title><content type='html'>SELAMAT TAHUN BARU 1430 HIJRIYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TINGGALKAN SUASANA JAHILIYAH YANG CENDERUNG TERPECAH-BELAH,&lt;br /&gt;SONGSONG SUASANA BARU YANG LEBIH CERAH DENGAN JALINAN UKHUWAH.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5560999021887838207?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5560999021887838207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/selamat-tahun-baru-1430-hijriyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5560999021887838207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5560999021887838207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/selamat-tahun-baru-1430-hijriyah.html' title='SELAMAT TAHUN BARU 1430 HIJRIYAH'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-5324378739360038849</id><published>2008-12-27T18:04:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T18:11:06.542-08:00</updated><title type='text'>Meluruskan niat: IKHLAS MEMBANGUN KALTIM</title><content type='html'>Meluruskan Niat :&lt;br /&gt;“IKHLAS MEMBANGUN KALTIM UNTUK SEMUA”&lt;br /&gt;Menyambut Gubernur &amp;amp; Wakil Gubernur Terpilih Hasil Pilkada 2008&lt;br /&gt;Oleh :  Kunarso *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah perbuatan, demikian bunyi sebuah iklan yang beberapa waktu lalu gencar disiarkan berbagai stasiun TV di negeri ini. Dalam bahasa lain, perbuatan adalah berarti amal,  sehingga berbuat dapat berarti beramal bahkan kemudian       kedua kata itu  dapat digabung menjadi           amal perbuatan.&lt;br /&gt;Pendorong Amal                                                             .                             Manusia melakukan amal perbuatan didorong  oleh adanya niat yang tertanam di dalam hati untuk mencapai suatu tujuan dengan anggapan akan menjadi puas jika tujuan itu dapat tercapai.  Sementara itu bagi manusia yang percaya bahwa ada kehidupan akhirat yang kekal abadi setelah kehidupan yang fana di dunia ini, maka amal perbuatan mereka didorong oleh niat ikhlas untuk mencapai tujuan lebih jauh yaitu mendapatkan ridha Allah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,  kepadaNya semua akan kembali  dengan bekal amal yang dimiliki.&lt;br /&gt;Perusak Amal                    .                                                                                  Ada  empat sifat buruk perusak amal, yaitu :  riya’, ujub, sombong dan merasa besar, maka perlu berusaha  meluruskan niat,  menjaga  agar amal tidak rusak.                       &lt;br /&gt;Riya', adalah ingin mendapatkan pujian dari manusia atas amal baik yang telah dikerjakannya. Paling sedikit ada tiga tanda orang yang riya', yaitu dia akan menjadi giat melakukan suatu perbuatan ketika berada di tengah kerumunan orang;     ia akan merasa malas jika tidak ada orang yang melihatnya  (di tempat sepi); dan ia suka mendapatkan pujian atas apa saja yang dia kerjakan.                                                                       &lt;br /&gt;Ujub adalah sifat yang menganggap bahwa ia  memiliki kesempurnaan, Terhadap Allah, ujub mengakibatkan lupa akan dosa-dosa, sehingga ia tak merasa perlu menyusulnya dengan taubat dan istighfar (meminta ampunan) kepada Allah. Sebaliknya, ia menganggap besar dan membanggakan amal dan ibadahnya. Ia merasa punya kedudukan di sisi Allah dan merasa memiliki hak atas amal-amalnya yang nota bene merupakan salah satu nikmat dan pemberian Allah. Ujub telah mengajaknya memuji dirinya sendiri dan menyatakan kesucian jiwanya. Padahal Allah telah mengingatkan :"'Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci (QS an-Najm:32)".                           &lt;br /&gt;Kesombongan adalah anak kandung "ujub".  Akar kesombongan adalah ujub. Sombong adalah melecehkan orang dan menolak kebenaran. Sifat sombong menuntut adanya pihak (orang lain) yang disombongi dan hal (sesuatu) yang dipakai untuk bersombong. Dalam hal inilah ujub berbeda dengan sombong. Ujub tidak menuntut adanya orang lain untuk diujubi. Jadi, orang tidak bisa sombong kecuali adanya orang lain. Al-Ghazali mengingatkan bahwa seburuk-buruk kesombongan adalah kesombongan yang menghalangi dari mendapatkan manfaat ilmu, menerima kebenaran, dan mengikuti kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa besar, setelah seseorang kembali ke jalan yang lurus, yakni taat melakukan amal baik, syetan terus membisikkan tipu dayanya dengan menyeret hati kepada gila popularitas di antara manusia dan merasa diri besar. Dia merasa perlu dihormati oleh orang lain dalam hal-hal tertentu. Syetan menggoda jiwa dengan menilai diri manusia itu telah diberi anugerah dari Allah yang lebih besar daripada kebanyakan orang lain,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat Ikhlas                                 &lt;br /&gt;Secara bahasa, ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih tidak kotor. Maka orang yang ikhlas adalah orang yang menjadikan segala amal perbuatannya murni hanya untuk Allah saja dengan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan dengan yang lain dan tidak riya dalam beramal.&lt;br /&gt;Sedangkan secara istilah, ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Memurnikan niatnya dari kotoran yang merusak.&lt;br /&gt;Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelaku riya’  akan mudah menyerah dan selalu kecewa.&lt;br /&gt;Oleh karena itu,  amal perbuatan yang  dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan ridha Allah SWT.,  perlu dibarengi dengan niat ikhlas dan menghindari sifat buruk perusak amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dorongan Membangun Kaltim      &lt;br /&gt;Dorongan dan motivasi  membangun Kaltim selama ini   dengan slogan: “BANGGA MEMBANGUN KALTIM”. Semboyan itu seringkali  ditulis besar sehingga terbaca dengan jelas dan banyak dipasang di depan pintu masuk kantor.  Pemasangan semboyan itu juga banyak terlihat di depan pintu gerbang masuk lokasi  lingkungan, kelurahan, desa, kabupaten maupun kota.  Penulis tidak tahu persis asal mula penggunaan semboyan itu dan siapa yang melontarkan idenya. Yang jelas, pembangunan di Kaltim selama ini telah menimbulkan banyak korban termasuk para pelaksananya, baik eksekutif, legislatif maupun pihak lain yang membanggakan amalnya.  Patut untuk disyukuri dan disambut gembira bahwa Gubernur Kaltim terpilih hasil Pilkada 2008 telah menyatakan akan mengubah slogan tersebut untuk lebih mendorong partisipasi dan dukungan masyarakat menjadi “MEMBANGUN KALTIM UNTUK SEMUA”.  InsyaAllah akan lebih sempurna jika slogan itu ditambah kata “IKHLAS” di depannya sehingga ada nuansa religius. Lebih dari itu beban membangun Kaltim akan menjadi ringan,  jika ikhlas.                     &lt;br /&gt;Adalah saat yang tepat, bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Terpilih nanti setelah dilantik   mengawali kegiatannya dengan niat yang lurus dan mantap Bismillah:   “IKHLAS MEMBANGUN KALTIM UNTUK SEMUA”. &lt;br /&gt;*)   Sekretaris Umum Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung Samarinda &lt;azkun@plasa.com&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-5324378739360038849?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/5324378739360038849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/meluruskan-niat-ikhlas-membangun-kaltim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5324378739360038849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/5324378739360038849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/meluruskan-niat-ikhlas-membangun-kaltim.html' title='Meluruskan niat: IKHLAS MEMBANGUN KALTIM'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1191116713437862693.post-2152245396295581216</id><published>2008-12-27T18:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T18:03:12.086-08:00</updated><title type='text'>MENGANGKAT BULAN SABIT</title><content type='html'>MENGANGKAT BULAN SABIT  KEMBALI KE PUNCAK MASJID   &lt;br /&gt;Oleh: Kunarso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BULAN SABIT atau hilal yang muncul menandai datangnya awal bulan Muharam yaitu bulan pertama dalam Kalender Islam atau dikenal dengan Tahun Hijriyah belakangan ini selalu mendapat perhatian ummat muslim di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia dan khususnya di Kota Samarinda. Berbagai macam agenda acara disusun untuk menyambutnya, ada tablig akbar, pawai, perlombaan, bakti sosial dan pemasangan spanduk di berbagai tempat strategi.&lt;br /&gt;Apabila dicermati catatan sejarah kejadian pada masa lampau, maka dapatlah diketahui bahwa perhatian terhadap hilal sudah ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW bahkan beliau memberikan contoh apabila melihat hilal maka beliau berdo'a.&lt;br /&gt;Adapun contoh do'a dari Rasulullah Muhammad SAW dalam menyambut munculnya hilal tertera di dalam hadist diriwayatkan oleh Tirmidzi yang artinya sebagai berikut: "Dari Abdullah bin Umar r.a. menyatakan : Rasulullah jika melihat hilal (bulan sabit) lalu membaca: "Allahu Akbar, allahumma Ahillahu "alaina bil amni wal imani wassalamati wal Islami wattaufiqi lima tuhibbu watardha rabbuna wa rabbukallah".&lt;br /&gt;(Artinya : Allah Maha Besar, Yaa Allah berikanlah kepada kami hilal (bulan sabit) yang membawa keamanan, keimanan, keselamatan, keIslaman serta berilah petunjuk kepada apa yang Engkau cintai dan sukai, Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah).&lt;br /&gt;Adalah sangat tepat apabila doa tersebut diucapkan oleh segenap penduduk negeri ini pada saat nenyongsong hilal pada awal tahun hijriyah dengan harapan semoga kondisi bangsa dan negara dapat kembali membaik untuk waktu selanjutnya nanti.Dalam kondisi negara dan masyarakat Indonesia yang belum pulih dari suasana keprihatinan sebagai akibat dari berbagai krisis dan berlanjut dengan berbagai bencana yang telah melanda negeri ini, munculnya hilal seolah akan membawa pesan tersendiri bagi umat muslim agar tetap optimis dan bersemangat melangkah maju menuju masa depan yang segera datang. Bagaimana tidak ?&lt;br /&gt;MENGGUGAH SPIRIT&lt;br /&gt;Dengan terbit bulan sabit dapat membuat spirit tergugah untuk berharap bahwa bulan purnama akan datang, Insya Allah. Seperti yang pernah dikatakan oleh Buya Hamka : "Apabila bulan sabit terbit di ufuk barat, maka bolehlah berharap bahwa akan datang bulan purnama".Boleh jadi para ulama dan umat muslim di masa lampau sengaja memilih bulan sabit sebagai lambang setelah melalui pemikiran dan pertimbangan yang matang. Lambang yang penuh arti dan makna itu telah sekian lama menjadi kebanggaan umat muslim dan dipasang di puncak menara dan kubah masjid. Lebih dari itu, berbagai organisasi Islam menggunakannya sebagai lambang yang memberi makna untuk membesar dan berkembang di masa selanjutnya. Tidak heran apabila ternyata kemudian ada juga umat muslim yang menggunakannya sebagai ornamen penghias rumahnya.&lt;br /&gt;Walaupun ada sementara orang yang tak peduli dengan arti penting lambang dan simbol, adalah tidak berlebihan jika dikatakan bahwa di dalam kehidupan sehari-hari seorang manusia hampir selalu dihadapkan dengan lambang dan simbol. Ketika di rumah membaca buku, maka seseorang menghadapi lambang atau simbol bunyi berupa huruf dan ketika berjalan di jalan raya maka akan banyak terbantu oleh adanya lambang dan simbol pemberi petunjuk sehingga lalulintas menjadi lancar. Ketika beribadah, ternyata bahwa sebagian acara ritual ibadah agama Islam merupakan lambang yang penuh arti dan makna.&lt;br /&gt;Ibadah haji contohnya, disana ada ritual melempar jumroh yang dilambangkan sebagai perlawanan terhadap syeitan yang menjadi musuh nyata umat manusia. Penyembelihan kurban dilambangkan sebagai ketaatan umat muslim memenuhi perintah Allah, SWT sebagaimana kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putra yang disayanginya semata memenuhi perintah Yang Maha Kuasa. Bukan darah dan daging kurban yang akan sampai kepada Allah SWT melainkan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGANGKAT BULAN SABIT&lt;br /&gt;Penggunaan bulan sabit  sebagai simbol di puncak masjid sudah sejak lama dilakukan oleh ummat muslim di masa lalu, kemudian setelah beberapa dekade sempat berkembang penggunaan simbol yang lain, maka kini kecenderungan terhadap penggunaan kembali lambang hilal atau bulan sabit kian berkembang dan semakin meluas setelah dipelopori oleh beberapa masjid besar kebangganan ummat muslim masa kini antara lain Masjid Agung Surabaya Jawa Timur dan Masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan Timur.&lt;br /&gt;Tidak mustahil jika kemudian nanti akan semakin banyak lagi masjid baru yang memasang lambang hilal atau bulan sabit di atas kubah atau menara tanpa perlu menunggu adanya gerakan mengangkat bulan sabit kembali ke puncak masjid. Jika betul demikian, semangat dan optimisme ummat muslim untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang bisa jadi akan dapat menjadi kenyataan bagaikan bulan sabit yang dari kecil kian membesar menjadi purnama yang menyinari Bumi ketika diselimuti kegelapan malam sehingga menjadi terang benderang, InsyaAllah.&lt;br /&gt;Pada saat mengawali tahun baru hijriyah, ada baiknya jika segenap ummat muslim belajar untuk dapat mengerti dan memahami tentang manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah.&lt;br /&gt;Perhitungan Kalender Tahun Hijriyah adalah berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi, sedangkan perhitungan Kalender Tahun Miladiyah berdasarkan peredaran bumi mengelilingi matahari. Lamanya waktu dalam setahun menurut perhitungan Tahun Hijriyah adalah 354 hari, sedangkan menurut perhitungan Tahun Miladiyah adalah 365 hari.&lt;br /&gt;Sebenarnya jumlah hari dalam setahun tidak persis seperti angka tersebut, tetapi ada kelebihan beberapa jam, beberapa menit dan beberapa detik. Untuk koreksi terhadap adanya kelebihan waktu tersebut yang jumlahnya dalam empat tahun mencapai satu hari lebih, angka dalam perhitungan tahun Miladiyah setiap empat tahun ditambahkan satu hari yang diletakkan di bulan Februari. Bulan Februari yang biasanya adalah 28 hari pada tahun kabisat yang terjadi empat tahun sekali itu jumlahnya menjadi 29 hari seperti yang terjadi pada tahun 2000 Miladiyah.&lt;br /&gt;Tak perlu heran, bahwa karena adanya perbedaan sebelas hari dalam setahun antara perhitungan Tahunn Hijriyah dan Tahun Miladiyah, maka dapat terjadi dua 'Idul Fitri pada tahun 2000 Miladiyah. Hal tersebut dapat terjadi karena menurut perhitungan Tahun Hijriyah telah mencapai setahun, tetapi menurut perhitungan tahun Miladiyah masih perlu melengkapi beberapa hari lagi sampai mencapai akhir Desember.&lt;br /&gt;Nama Tahun Islam dikenal dengan Tahun hijriyah karena perhitungan awwal dimulai dari tahun terjadinya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, tahun kalender yang berlaku umum disebut dengan Tahun Miladiyah karena dianggap perhitungannya dimulai dari tahun kelahiran (milad) Nabi Isa A.S. Manfaat penting dari penggunaan tahun hijriyah adalah agar ummat Muslim terdorong untuk berhijrah meninggalkan kondisi yang jelek menuju kondisi yang baik. ***&lt;br /&gt;Tulisan ini disajikan kembali  dengan penggantian judul  sesuai ide awal penulisannya  dan  ada  juga sedikit perbaikan  isi  dari yang telah dimuat  Kaltim Post :   Senin, 30 Januari 2006&lt;br /&gt;*) Penulis: Pemerhati Lambang dan Simbol, Tinggal di Loa Bakung Samarinda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1191116713437862693-2152245396295581216?l=azkun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azkun.blogspot.com/feeds/2152245396295581216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/mengangkat-bulan-sabit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2152245396295581216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1191116713437862693/posts/default/2152245396295581216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azkun.blogspot.com/2008/12/mengangkat-bulan-sabit.html' title='MENGANGKAT BULAN SABIT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
